Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMITE Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengirimkan dua orang penyidik mereka untuk mendalami jatuhnya pesawat milik Indonesia Flying Club di Lapangan Sunburst, Tangerang Selatan (Tangsel).
"KNKT telah mengirimkan dua orang untuk menginvestigasi kecelakaan tersebut," tulis laman resmi KNKT, Senin (20/5).
KNKT mengungkapkan saat ini pihaknya masih dalam tahap mengumpulkan data lapangan untuk dianalisis.
Baca juga : Pesawat Latih Jatuh di BSD, Polisi: Tiga Korban Meninggal Dunia
"Belum diketahui apakah ada kerusakan pesawat sebelum kecelakaan," tulis keterangan itu.
KNKT menyebut informasi yang diketahui sejauh ini baru pesawat jenis TECNAM. Pesawat milik Indonesia Flying Club.
"Pesawat ini adalah pesawat bermesin ganda dengan tiga orang di pesawat terdiri dari dua pilot dan satu engineer," ujar data KNKT.
Pesawat Tecnam P2006T yang jatuh di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, sempat hilang kontak. Komunikasi terakhir tercatat pada pukul 14.43 WIB, Minggu, 19 Mei 2024. (Z-3)
Kecelakaan udara tragis menimpa pesawat ATR 42-500 dengan nomor registrasi PK-THT milik Indonesia Air Transport (IAT).
KNKT menyampaikan bahwa pesawat ATR 42 pecah berhamburan akibat menabrak lereng gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.
Pesawat bernomor registrasi PK-THT yang disewa Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) itu hilang kontak dalam penerbangan rute Yogyakarta-Makassar, Sabtu (17/1).
KNKT menyimpulkan insiden ATR 42-500 sewaan KKP sebagai CFIT: pesawat masih terkendali namun menghantam lereng Gunung Bulusaraung.
Titik terang dalam pencarian pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang hilang kontak, Sabtu (17/1/2026), mulai terlihat.
Pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya, sehingga Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi.
KEPOLISIAN Resor (Polres) Tangerang Selatan (Tangsel) menangkap seorang oknum guru di Rawa Buntu, Serpong, Tangsel berinisial YP, 55. Ia diduga mencabuli belasan muridnya.
Data lapangan menunjukkan bahwa pada Jumat (16/1/2026), di Pos Ciputat dan Pasar Cimanggis, masih banyak warga yang tidak membawa identitas (KTP) saat terjaring.
Pemkot tidak akan mengambil langkah sepihak atau memaksakan kerja sama tanpa adanya kesepakatan bersama dengan wilayah terkait.
PEMERINTAH Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meluncurkan Rencana Capaian 100 Hari Tim Percepatan Pengelolaan Sampah sebagai langkah darurat mengatasi keterbatasan kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang.
Sistem pengelolaan sampah belum dirancang untuk menghadapi situasi darurat, padahal kota dengan kepadatan tinggi seperti Tangsel sangat rentan terhadap gangguan layanan dasar.
Penanganan dilakukan setelah warga melaporkan tumpukan sampah yang menggunung hingga mendekati atap bangunan pasar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved