Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BULAN Ramadan 1445H/2024 akan segera berakhir. Di bulan suci umat Islam yang penuh dengan pahala ini, banyak orang manfaatkannya untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Termasuk yang dilakukan sejumlah perkumpulan atau komunitas.
Salah satu perkumpulan di Jakarta, Paguyuban Pedagang Warteg dan Kaki Lima Jakarta dan Sekitarnya (Pandawakarta) termasuk yang terlibat dalam kegiatan sosial untuk masyarakat.
"Ramadan ini, kami ikhtiar bagikan ratusan paket sembako bagi masyarakat Jakarta," kata Ketua Pandawakarta, Puji Hartoyo, dalam keterangan tertulis, Selasa (9/4).
Baca juga : Stok Pangan di Ibu Kota Dipastikan Aman Menjelang Lebaran
Aksi ini dilakukan dengan sasaran masyarakat kurang mampu dengan berbagai latar belakang profesi.
"Sasaran aksi kami adalah masyarakat yang tidak mampu dan tidak punya ongkos untuk mudik," ucap Puji.
Pembagian paket sembako ini dilakukan saat Ramadan memasuki 10 hari terakhir hingga H-1 lebaran.
Menurut pantauan di lapangan, paket yang dibagikan berisi beras premium 5 Kg, minyak goreng kemasan 2 iter, gula pasir 1 kg, dan lainnya.
Aksi sosial ini sendiri dilakukan Pandawakarta berkolaborasi dengan Baznas DKI Jakarta. (RO/Z-1)
Rayakan Ramadhan dengan 5Parkling Ramadhan Iftar di Hotel Park 5 Simatupang. Nikmati 14 menu rotasi Indonesia, Asian, Timur Tengah, dan Western dengan promo Early Bird menarik.
JS Luwansa Hotel Jakarta menghadirkan “RaSa”, konsep Ramadan dengan sajian Nusantara, Asia, dan Timur Tengah, lengkap dengan paket iftar, meeting, dan menginap.
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
Sajian kuliner Nusantara dihadirkan untuk membawa kembali kenangan Ramadan yang identik dengan kebersamaan keluarga dan kehangatan suasana rumah.
Menjelang Ramadan 2026, Kementerian Dalam Negeri meminta pemerintah daerah tidak menunggu waktu mepet untuk mengendalikan inflasi.
Harga bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kembali normal sementara, pasokan maupun stok aman dan lancar menjelang Ramadan.
Kepala Staf Kogabwilhan III, Marsekal Muda TNI Joko Sugeng Sriyanto mengatakan, bantuan ini sebagai bentuk wujud nyata hadirnya negara di tengah masyarakat.
Guna mengantisipasi kenaikan harga yang ekstrem, Pemko Pekanbaru telah menyiapkan langkah darurat berupa Operasi Pasar.
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir pelaku usaha pangan yang menjual komoditas di atas HET jelang Nataru
Kenaikan tidak hanya terjadi pada cabai. Komoditas bumbu dapur lainnya seperti bawang merah
Diskumindag Kota Sukabumi terus memantau pergerakan harga dan berkoordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
Kenaikan harga ini sudah berlangsung hampir dua minggu
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved