Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH ibu-ibu membawa foto anak dan anggota keluarga yang menjadi korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, saat menghadiri sidang lanjutan perkara perbuatan melawan hukum dengan tergugat PT Pertamina Patra Niaga di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamis (4/4).
Mereka menuntut keadilan atas musibah yang terjadi pada Maret 2023 itu. Korban dan pihak keluarga berharap ganti rugi materil dan immateril dikabulkan oleh sang pengadil. "Badan saya, kaki, tangan semua kebakar," ujar Iis Ernayati, salah satu korban.
Setelah peristiwa itu, Iis mengaku hanya diam di rumah. Padahal, sebelum terjadi petaka Iis bekerja sebagai penata rias dan hasilnya untuk membantu ekonomi keluarga. "Sekarang saya setiap hari, selama 24 jam di rumah. Harus di ruangan AC, kalau tidak gatal-gatal. Saya sudah tidak bisa bekerja dan tidak bisa merias lagi," ujarnya.
Baca juga : Pangdam Jaya Pastikan Pemerintah akan Ganti Rugi Korban Ledakan Gudang Amunisi Bogor
Dia pun meminta pertanggung jawaban pihak PT Pertamina Patra Niaga. Nantinya, uang ganti rugi akan dipergunakan untuk biaya berobat. "Saya meminta tanggung jawab. Saya akan seumur hidup begini (menderita). Saya ingin bisa berobat untuk menyembuhkan luka."
Di tempat yang sama, Diana Meilani, terlihat meneteskan air mata. Diana mengingat anaknya yang bernama Naila, 16, salah satu korban tewas kebakaran Depo Pertamina Plumpang. Dia merasa sangat kehilangan karena korban merupakan anak semata wayang. "Cita-citanya masih tinggi, ingin sekolah, kuliah, biar bisa bantu orangtua," ujarnya, lirih.
Sebelumnya, sejumlah warga sudah meminta PT Pertamina Patra Niaga bertanggung jawab atas insiden kebakaran Depo Plumpang. Namun, hingga satu tahun belum ada kepastian. Hal itu diungkap Ketua RW 09 Rawa Barat Selatan, Abu Syakur.
Baca juga : 1 Tewas saat Rumah di Kebagusan, Jakarta Selatan, Terbakar
"Kami mencoba audiensi meminta supaya Pertamina mendengarkan warga. Kami ingin menjadi fasilitator (PT Pertamina Patra Niaga) dengan korban. Duduk bersama, tanya harapan korban apa," kata dia.
Setelah tidak ada jawaban dari PT Pertamina Patra Niaga, Abu Syakur kemudian mengajukan permohonan bantuan kepada tim kuasa hukum Faizal Hafied untuk membentuk tim advokasi korban kebakaran.
Tim kuasa hukum Faizal Hafied telah mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum terhadap PT Pertamina Patra Niaga ke PN Jakarta Selatan pada Senin 9 Oktober 2023. Sidang pun sudah masuk dalam tahap pembuktian.
Sebelum mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum, tim kuasa hukum telah mencoba mediasi antara PT Pertamina Patra Niaga dengan korban. Namun, Faizal mengeklaim tidak ada respons. "April-Mei, kami diberikan kuasa oleh warga. Kami sudah berusaha mediasi, tetapi tak ada respons," ungkapnya.
Korban jiwa dari kebakaran di Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara, yang terjadi pada Jumat (3/3/2023) malam, dipastikan berjumlah 33 orang. (RO/J-2)
PT Pertamina Patra Niaga menyediakan layanan air minum isi ulang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina.
Pertamina Patra Niaga memasok tambahan tabung LPG 3 kg di luar pasokan normal di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (Jateng dan DIY).
Pertamina memanfaatkan berbagai moda transportasi agar distribusi energi tetap berjalan dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.
Menyambut momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pertamina Patra Niaga menghadirkan berbagai promo spesial melalui MyPertamina.
Pertamina Patra Niaga, menerapkan kebijakan penyesuaian harga berupa diskon rata-rata 10% dari Posting Price avtur di 37 bandara strategis yang dikelola Angkasa Pura.
Kapal membawa 9 unit Truk Tangki LPG (Skid Tank) yang dikirim dari Integrated Terminal Lhokseumauwe, serta tambahan 5 mobil tangki BBM.
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
Petugas pemadam kebakaran menunjukkan respons yang cukup impresif dengan tiba di lokasi kejadian hanya enam menit setelah laporan diterima, yakni pukul 21.31 WIB.
Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Pedongkelan Belakang, RT 03/RW 14, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (31/1) dini hari.
KEPULAN asap pekat masih membubung dari area pabrik sandal Swallow PT Garuda Mas Perkasa hingga Kamis (29/1) sore.
UPAYA pemadaman kebakaran hebat yang melanda pabrik karet PT Garuda Mas Perkasa, produsen sandal merek Swallow, belum sepenuhnya tuntas hingga menjelang siang, Rabu (28/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved