Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PERTAMINA Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) melakukan peninjauan kesiapan distribusi energi di wilayah Jawa Barat (Jabar) melalui kunjungan ke Fuel Terminal Padalarang serta Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) Patra Trading di kawasan Fuel Terminal Padalarang pada Senin (16/3) lalu.
Dalam kunjungan ini, Pertamina Patra Niaga bersama para stakeholder meninjau langsung kesiapan fasilitas distribusi energi serta memastikan operasional penyaluran BBM dan LPG berjalan dengan baik untuk melayani kebutuhan masyarakat di wilayah Bandung Raya dan sekitarnya selama periode mudik lebaran.
Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung menyampaikan bahwa peninjauan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan layanan energi bagi masyarakat tetap terjaga selama Ramadan dan Idulfitri.
“Dengan kesiapan dari Pertamina Patra Niaga, kami yakin sampai dengan puncak mudik dan arus balik ketersediaan BBM Insya Allah akan aman. Ini merupakan bagian bagaimana kita memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam rangka penyediaan energi,” paparnya.
Yuliot juga menyampaikan apresiasi kepada Pertamina Patra Niaga dan pihak terkait yang telah menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan layanan energi, bagi masyarakat tetap terjaga selama periode Ramadan dan Idulfitri.
“Semoga masyarakat yang melakukan mudik Lebaran dapat lancar dalam perjalanan, tidak ada kendala ketersediaan BBM dan LPG. Energi tersedia secara cukup dan dapat berkumpul dengan sanak keluarga di kampung halaman,” tuturnya.
SATGAS RAFI
Sementara itu, Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Taufik Aditiyawarman menyampaikan bahwa Pertamina Patra Niaga terus memastikan kesiapan distribusi energi melalui Satgas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI) agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama periode mudik.
“Kami dari Pertamina Patra Niaga bertugas adalah untuk memastikan ketersediaan BBM dan elpiji sesuai dengan stok nasional minimum yang telah digariskan baik oleh BPH Migas maupun Kementerian ESDM," terangnya.
Menurut Taufik, untuk mengantisipasi Ramadan dan Idulfitri, Satgas RAFI telah diaktifkan sejak 9 Maret terus berkoordinasi dengan Kementerian ESDM. Dalam situasi apa pun Pertamina akan merespons untuk memastikan ketersediaan BBM dan LPG ada di masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Freddy Anwar menyebut bahwa Pertamina telah melakukan persiapan mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
“Seluruh infrastruktur telah kami siagakan untuk memastikan distribusi energi kepada masyarakat tetap aman selama Ramadan dan Idulfitri,” jelasnya.
Freddy menambahkan, apabila masyarakat memerlukan informasi seputar layanan BBM & LPG, Promo dan layanan informasi lainnya, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 dan mendownload aplikasi MyPertamina.
Hadir juga dalam kunjungan ini, Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Investasi dan Ekonomi, Muhammad Mahmud Azhar Lubis, Anggota Komite BPH Migas sekaligus Ketua Tim Posko Nasional Sektor ESDM Erika Retnowati dan Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Unggul Priyanto. Dari Pertamina Patra Niaga juga hadir, Direktur Optimasi Hilir & Distribusi, Hari Purnomo, jajaran Komisaris Ardhy N. Mokobombang, Prabunindya Revta Revolusi dan Wanti Waranei F. Mamahit serta jajaran management Pertamina Patra Niaga Regional JBB. (E-2)
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung memastikan pasokan BBM dan LPG Pertamina aman selama Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved