Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH mahasiswa tercatat sebagai penerima bantuan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), padahal orangtuanya adalah ASN dan pegawai BUMN.
Namun bisa saja orangtua para mahasiswa penerima KJMU itu merupakan pensiunan ASN hingga pegawai BUMN. Untuk itu,
petugas Disdukcapil DKI saat ini tengah memverifikasi dan validasi terhadap sebanyak 33 dari 627 mahasiswa yang tidak sesuai kriteria itu.
Baca juga : 771 Mahasiswa tidak Lagi Terima KJMU Berdasarkan Hasil Padanan Data Pemprov DKI Jakarta
"Bisa ditanyakan ke Disdik DKI Jakarta kenapa itu bisa terjadi. Nah hal ini kan perlu diverifikasi dan validasi, bisa jadi dalam orangtua mereka sudah pensiun. Mereka (para mahasiswa penerima KJMU-Red) belum update ke kita," ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) DKI, Budi Awaluddin, saat dikonfirmasi, di Jakarta, Kamis (21/3)
Menurut Budi, ketidaksesuaian penerima KJMU itu baru diketahui setelah Disdukcapil DKI melakukan tiga parameter padanan data beberapa waktu lalu. Ketiga padanan itu yakni data SIAK terpusat, penataan dan penertiban sesuai domisili, dan pekerjaan kepala keluarga penerima KJMU.
"Saat kami padankan dengan penataan dan penertiban penduduk, banyak di antara mereka sudah berada di luar DKI, tidak dikenal, dan ini perlu verifikasi dan validasi," kata Budi. Diberitakan sebelumnya, Disdukcapil DKI telah melakukan pemadanan data mahasiswa ber-KTP DKI yang menerima KJMU.
Baca juga : Keterbatasan Anggaran Diklaim Jadi Pemicu Polemik KJMU
Dari total 19.041 mahasiswa yang tercatat sebagai penerima KJMU, 624 di antaranya datanya tidak sesuai. "Temuan sementara berdasarkan pemadanan data kami sebanyak 624 orang perlu dicek kembali," ujar Budi, Selasa (12/3).
Dari hasil seleksi penerima KJMU, ratusan mahasiswa dicoret dari daftar penerima KJMU. Kemudian mereka ajukan protes atas proses pemadanan dilakukan Disdukcapil DKI selektif dengan melihat sejumlah kriteria untuk memastikan bahwa penerima KJMU adalah warga yang benar-benar layak atau membutuhkan bantuan.
"Sesuai padanan pekerjaan kepala keluarga dari sebanyak 33 orang penerima KJMU itu tercatat berpenghasilan tidak rendah. Para orangtua mereka bekerja sebagai dosen, karyawan BUMN atau BUMD, PNS, konsultan, anggota lembaga tinggi lainnya," kata Budi. (Ssr/Z-7)
Menggunakan model bisnis Business-to-Consumer (B2C), Sumbu Kakao menyasar UMKM kuliner berbasis arang dan rumah tangga.
Pengakuan pemerintah terhadap berbagai use case teknologi ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan arsitektur sistem keuangan nasional.
Begitu juga di jalur penyeberangan laut Daratan Aceh-Pulau Simeulue, penyeberangan Singkil-Pulau Banyak dan Banda Aceh-Sabang.
Puluhan mahasiswa dari Universitas Almuslim turun langsung membantu masyarakat memulihkan sektor pertanian pascabencana banjir Aceh
ajang ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi internal serta mendorong kontribusi nyata generasi muda Buddhis bagi kedaulatan NKRI.
Tim Labmino merupakan delegasi dari Indonesia yang untuk pertama kali berhasil menembus jajaran Global Ambassador SFT.
Kolaborasi antara dunia industri dan institusi pendidikan kembali menunjukkan hasil positif. SMKN 1 Babelan, Kabupaten Bekasi, berhasil meraih penghargaan SMK Pusat Keunggulan.
GoStudy International bersama British Council membuka peluang lebih luas bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya melalui kampanye GoStudy GREAT UK.
MASYARAKAT Indonesia ialah masyarakat yang hidup dalam keragaman dan karena itu, dinamikanya kompleks.
Banjir besar November 2025 menyisakan duka yang belum usai, menjadikan perayaan tahun ini pengingat pahit bahwa bencana datang silih berganti.
Program penguatan kualitas lingkungan belajar dan pengembangan kapasitas siswa digelar untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan di Jakarta Timur.
PENDIDIKAN dasar dan menengah merupakan fondasi utama bagi masa depan sebuah bangsa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved