Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
TAWURAN antar remaja kembali pecah di Jalan Pangkalan Asem, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (14/1) pukul 23.00 WIB. Parahnya petugas kepolisian dari Polsek Cempaka Putih melakukan intimidasi terhadap warga sekitar.
Abdullah, salah seorang warga mengatakan, pemicu tawuran menurutnya karena ada lemparan botol beling ke gang Rawa Tengah, Johar Baru.
"Awalnya itu ada yang naik motor bonceng bertiga. Nah mereka lempar botol beling ke arah Gang Rawa Tengah. Tidak terima lemparan tersebut, pemuda sekitar kemudian ngejar dan satu orang tertangkap," ucap Abdulah salah satu warga saat ditemui, Senin (15/1).
Baca juga: Prihatin! Tawuran Remaja Marak di Tangerang, 4 Tewas dan 19 Terluka
Abdulah mengatakan pemuda yang tertangkap tersebut sempat dibawa ke kantor RW 07, Johar Baru. Tidak lama berselang, sejumlah remaja yang dilengkapi senjata tajam (Sajam) kembali menyerang.
"Sajam mereka lengkap, mulai dari samurai, cerurit hingga petasan. Ada satu korban anak Cempaka Putih," ungkapnya.
Lebih lanjut Abdullah mengatakan, jika dirinya sempat mendapatkan intimidasi dari anggota kepolisian yang menggunakan pakaian preman.
Baca juga: Tangkap Tiga Pelaku Tawuran, Dua Anggota Polres Jaksel Terluka
"Jadi ada anggota yang berpakaian preman bilang saya jangan mengada ada. Sementara saat kejadian saya melihat sendiri dan tidak mengadangada ,"ucap Abdullah.
Ditempat terpisah, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Besar Polisi (Kombespol) Susatyo Purnomo Condro mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait tawuran tersebut.
"Masih kami melakukan penyelidikan terkait tawuran di Pangkalan Asem, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Kami juga berhasil mencegah aksi tawuran antar remaja itu,” Susatyo Purnomo Condro saat dikonfirmasi.
Lebih lanjut, Susatyo menyebutkan aksi tawuran tersebut terjadi di perbatasan antara Kawasan Johar Baru dengan Cempaka Putih. Saat ini, kata Susatyo, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku tawuran yang terjadi di kawasan itu.
“Kami akan menyambangi RT, RW hingga Toko Masyarakat untuk mencegah terjadinya tawuran. Kita juga sedang mencari pelaku tawuran,” ucap Susatyo. (Z-10)
Hilangnya nyawa dalam insiden terbaru ini adalah bukti nyata bahwa pendekatan persuasif tanpa ketegasan hukum tidak memberikan efek jera bagi para pelaku.
tawuran antar kelompok pelajar kembali terjadi di Jakarta Timur pada hari kedua masjk sekolah
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung akan melacak admin akun medsos yang menyebarkan aksi tawuran pelajar. Akun-akun itu banyak yang menyertakan nama Chaptoen.
Adapula yang turut membandingkan penanganan tawuran yang dilakukan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang mengirim siswa ke barak militer.
SOSIOLOG Universitas Indonesia Ida Ruwaida menilai kebijakan Pemprov DKI Jakarta dalam hal menangani aktivitas tawuran khususnya tawuran pelajar atau siswa masih belum komprehensif.
MENTERI PPPA Arifah Fauzi mengaku prihatin atas tawuran siswa sekolah dasar (SD) di Cilangkap, Kota Depok. Menurutnya itu menjadi peringatan bagi seluruh pihak untuk memperkuat pengasuhan
Warga Gambir, Jakarta Pusat digegerkan penemuan mayat bayi laki-laki di selokan Jalan Batu Tulis. Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan dan jasad dibawa ke RSCM.
Simak 7 fakta kasus remaja siram air keras di Cempaka Putih. Dari kronologi CCTV hingga motif serangan acak yang melibatkan pelajar di bawah umur.
REMAJA yang menyiramkan air keras ke sesama pelajar di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (6/2) ditangkap. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Pusat
Es gabus yang sempat viral di Jakarta Pusat dipastikan aman dikonsumsi. Polisi akui kesimpulan awal terlalu cepat setelah hasil uji lab keluar.
Kehadiran aparat di lapangan bertujuan utama untuk memberikan pelayanan bagi massa aksi.
POLISI akan segera melakukan gelar perkara kasus kebakaran Terra Drone, di Kelurahan Cempaka Baru, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa 9 Desember 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved