Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
RUMAH Pemberdayaan Masyarakat (RPM) bersama para mitra mengadakan workshop bisnis bagi pegiat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Tangerang Selatan di Hotel Syahidah Inn Ciputat Timur, Sabtu (25/11).
Kegiatan workshop bertema 'Strategi Lepas dari Lilitan Utang dan Membesarkan Bisnis tanpa Riba' bertujuan membuka cara berpikir tentang riba dan solusi dalam usaha tanpa riba bagi pegiat UMKM di Tangsel.
Acara dibuka dengan peluncuran sekaligus bedah buku karya CEO RPM Ahmad Husen dengan judul 'Solusi Permasalahan Rentenir dan Riba di Indonesia'. Selain bedah buku, acara workshop ini juga menghadirkan narasumber yang memiliki kompeten di bidangnya di antaranya Ahmad Husen yang memaparkan pengalamannya dalam mendampingi UMKM yang terbelit utang rentenir.
"Usaha yang dijalani bila melibatkan utang riba, maka dipastikan akan mengalami kerugian yang banyak," ungkap Ahmad dalam keterangan yang diterima, Kamis (7/12).
Baca juga: Jajaran Kodim 0606/Kota Bogor Gelar Aksi Bersih Lingkungan
Narasumber berikutnya ialah Gus Haryanto yang mengangkat materi 'Tips tentang Rezeki'. Menurut dia, ada empat tingkatan rezeki, pertama rezeki diberikan kepada semua makhluk, manusia diam saja, tanpa usaha Allah SWT tetap memberinya. Kedua, rezeki bagi makhluknya yang berupaya usaha. Ketiga, rezeki bagi makhluk yang selalu bersyukur. Keempat, rezeki bagi makhluk yang bertakwa.
Acara workshop diikuti oleh 240 pegiat UMKM dari seluruh kecamatan di Tangsel dan terselenggara atas dukungan dari Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Indonesian Islamic Business Forum (IIBF), Baznas Kota Tangsel, Nibras Grup, Laznas Dewan Dakwah, Yayasan Tebar Amal Soleh, Dinas Koperasi, dan UKM Kota Tangsel.
Kelanjutan dari rangkaian workshop tersebut, RPM membuka konsultasi bagi 30 UMKM yang memiliki masalah dengan utang, baik utang kepada rentenir, perorangan, koperasi, dan lembaga bank maupun pinjaman online (pinjol), pada Kamis (30/11). (RO/I-1)
Ajang Business Matching Indonesia–Korea sukses digelar pada 21 Januari 2026 di Marina Bay Seoul Hotel & Resort, Korea Selatan.
Kehadiran Prabowo dalam forum tersebut menunjukkan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan investasi strategis dengan Inggris.
Tantangan pelaku usaha terkini yaitu cara mengelola kolaborasi tim, komunikasi, dan proses kerja secara efisien dalam satu sistem yang terintegrasi.
Pelaku menyerang siapa saja yang mudah ditembus. Mereka tidak peduli apakah Anda perusahaan besar atau kecil. Jika Anda lengah, Anda akan menjadi korban.
BISNIS dan sufisme sebenarnya dua wilayah yang berbeda. Ketika orang berbicara tentang bisnis, ia akan segera lari kepada keuntungan-keuntunngan ekonomis.
MILITER Amerika Serikat (AS) mulai mengalihkan perhatian ke kawasan selatan. Sektor pertahanan kini melihat bisnis besar untuk menyuplai peralatan bagi jenis perang berbeda.
BANK Indonesia (BI) mencatat lebih dari 36 persen volume transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) secara nasional berasal dari DKI Jakarta.
Selain menjadi panggung budaya, festival ini juga melibatkan pelaku UMKM desa penyangga sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal.
Perhelatan Inacraft 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) bukan sekadar ajang pameran kriya tahunan.
GUNA mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kereta api (KA) lintas selatan direncanakan berhenti di Stasiun Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya.
Event ke-14 secara nasional ini tidak sekadar menjadi ajang pameran produk, tetapi juga ruang penguatan spiritual dan silaturahmi umat.
Anggota Komisi VII DPR RI Samuel Wattimena menyoroti belum optimalnya penyerapan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved