Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
RUMAH Pemberdayaan Masyarakat (RPM) bersama para mitra mengadakan workshop bisnis bagi pegiat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Tangerang Selatan di Hotel Syahidah Inn Ciputat Timur, Sabtu (25/11).
Kegiatan workshop bertema 'Strategi Lepas dari Lilitan Utang dan Membesarkan Bisnis tanpa Riba' bertujuan membuka cara berpikir tentang riba dan solusi dalam usaha tanpa riba bagi pegiat UMKM di Tangsel.
Acara dibuka dengan peluncuran sekaligus bedah buku karya CEO RPM Ahmad Husen dengan judul 'Solusi Permasalahan Rentenir dan Riba di Indonesia'. Selain bedah buku, acara workshop ini juga menghadirkan narasumber yang memiliki kompeten di bidangnya di antaranya Ahmad Husen yang memaparkan pengalamannya dalam mendampingi UMKM yang terbelit utang rentenir.
"Usaha yang dijalani bila melibatkan utang riba, maka dipastikan akan mengalami kerugian yang banyak," ungkap Ahmad dalam keterangan yang diterima, Kamis (7/12).
Baca juga: Jajaran Kodim 0606/Kota Bogor Gelar Aksi Bersih Lingkungan
Narasumber berikutnya ialah Gus Haryanto yang mengangkat materi 'Tips tentang Rezeki'. Menurut dia, ada empat tingkatan rezeki, pertama rezeki diberikan kepada semua makhluk, manusia diam saja, tanpa usaha Allah SWT tetap memberinya. Kedua, rezeki bagi makhluknya yang berupaya usaha. Ketiga, rezeki bagi makhluk yang selalu bersyukur. Keempat, rezeki bagi makhluk yang bertakwa.
Acara workshop diikuti oleh 240 pegiat UMKM dari seluruh kecamatan di Tangsel dan terselenggara atas dukungan dari Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Indonesian Islamic Business Forum (IIBF), Baznas Kota Tangsel, Nibras Grup, Laznas Dewan Dakwah, Yayasan Tebar Amal Soleh, Dinas Koperasi, dan UKM Kota Tangsel.
Kelanjutan dari rangkaian workshop tersebut, RPM membuka konsultasi bagi 30 UMKM yang memiliki masalah dengan utang, baik utang kepada rentenir, perorangan, koperasi, dan lembaga bank maupun pinjaman online (pinjol), pada Kamis (30/11). (RO/I-1)
Kualitas pendidikan bisnis menjadi faktor penentu daya saing nasional. Standar global bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.
Bersama istrinya, Kak Ciwid, Pakde Prayogo membangun HIQWEEN sebagai solusi masalah flek hitam.
Jika geocoding tradisional sering kali hanya menempatkan pin di tengah bangunan atau jalan utama, inovasi ini memungkinkan pengguna menentukan titik presisi hingga ke pintu masuk gedung.
Pertama, Rezky telah meresmikan lapangan padelnya di kawasan Bintaro. Terbaru, ia baru saja membuka Monarch Padel Club di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, pada Sabtu, (14/2).
MENUTUP 2025, pertumbuhan bisnis BRI Life meningkat signifikan. Ini ditunjukkan oleh pertumbuhan profit meningkat 25,4% dari Rp760,4 miliar pada 2024 menjadi Rp954 miliar pada 2025.
Ajang Business Matching Indonesia–Korea sukses digelar pada 21 Januari 2026 di Marina Bay Seoul Hotel & Resort, Korea Selatan.
100 mahasiswa lintas program studi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Cikarang bakal diterjunkan ke 38 desa pada pertengahan 2026 untuk mengikuti program BSI Explore 2026.
Ibu Irma, nasabah PNM Mekaar di Ciparay, membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk produktif.
Program revitalisasi sekolah tak hanya memperbaiki bangunan, tetapi juga menyerap 238 ribu tenaga kerja dan menggerakkan 58 ribu UMKM di daerah.
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus memperkuat ekosistem industri halal di wilayah tersebut guna meningkatkan daya saing global industri dan UMKM.
PENELITI Indef mengatakan, kebijakan work from home (WFH) berpotensi membantu efisiensi anggaran pemerintah dan perusahaan, tetapi berisiko menghambat perekonomian.
SEKRETARIAT Wakil Presiden (Setwapres) mendorong adanya standarisasi indikator "naik kelas" bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya yang dikelola oleh perempuan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved