Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
WALIKOTA Jakarta Selatan Munjirin mengakui terjadi kemacetan yang cukup parah di Jalan TB Simatupang dari arah Fatmawati menuju Pasar Rebo. Kemacetan tepatnya terjadi di depan Kantor DPP PKS.
Munjirin mengatakan, macetnya jalan tersebut disebabkan ada pembangunan kolam retensi oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta untuk mengurangi banjir.
"Iya ada pembangunan kolam. Untuk sementara saja. Nanti kalau sudah selesai kembali lagi seperti semula," ujar Munjirin ditemui di Kelurahan Kebon Baru saat mendampingi Pj Gubernur DKI Jakarta meninjau Kali Ciliwung, Jumat (10/11).
Baca juga: LRT Fase 1B Diharapkan Tekan Kemacetan Hingga Polusi
keterangan mengenai jalur alternatif sudah dipampang oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta dalam sejumlah spanduk agar pengendara dan pengguna jalan lainnya dapat menggunakan jalur alternatif menghindari penyempitan jalan yang ada di lokasi tersebut.
"Sudah. Sudah ada imbauan dari Dishub DKI agar menggunakan jalur alternatif. Pemberitahuan juga sudah diberikan," ungkap Munjirin.
Baca juga: Atasi Kemacetan Menuju Tol Sediatmo, Pemkot Tangerang Bangun Looping Rawa Bokor
Namun demikian, ia tak membantah masih ada sebagian pengguna jalan yang tetap menggunakan jalan tersebut untuk menuju tempat tujuannya.
"Saya minta warga bersabar. Kemudian semoga warga bisa merencanakan perjalanannya dan menggunakan jalur alternatif yang ada," tandasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Plt Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum mengatakan pembangunan kolam retensi tersebut ditujukan untuk mengurangi genangan di jalan-jalan saat musim hujan tiba.
"Iya membuat macet. Kita usahakan Desember ini sudah selesai," ujar Ika.
Kolam retensi tersebut dibangun dengan lebar 2 meter, kedalaman 6 meter dan panjangnya 2 kilometer membentang dari depan Mall Aeon Tanjung Barat.
"Jadi kalau ada genangan air akan ditampung di kolam itu dulu dan mengalir ke Kali Ciliwung. Itu untuk mengurangi genangan di Tanjung Barat, Jl Nangka, hingga Jl TB Simatupang," jelasnya. (Z-10)
Pembangunan Prasarana Pengendali Banjir di Daerah Aliran Sungai (DAS) Serang, Kabupaten Kulon Progo, resmi rampung 100%
Kepala Dinas PUTR Kota Sukabumi Sony Hermanto mengatakan saat ini progres pembangunan kolam retensi sudah mencapai 34-36% dari target
Pemerintah daerah setempat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang mulai membuat kolam retensi.
Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Sukabumi merencanakan mengoptimalkan kolam retensi atau sumur resapan di sekitar kawasan terminal.
Pembangunan kolam retensi di Komplek Margahayu Raya progresnya berkisar sudah di angka 70%
Sekitar 200 ribu warga mengungsi karena banjir besar yang melanda provinsi Punjab, Pakistan.
Sejumlah wilayah di Indonesia diprediksi akan mengalami hujan sedang hingga lebat di beberapa daerah.
Maskapai Vietnam Airlines membatalkan 22 penerbangan dari dan ke kota-kota di Vietnam tengah pada Minggu dan Senin.
HUJAN deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, pada Senin (18/8) sore hingga malam hari, mengakibatkan banjir yang merendam puluhan rumah warga.
Banjir besar di Potiskum, Nigeria, merusak ratusan rumah dan memaksa ratusan warga mengungsi.
Mou diteken antara Pemkab Bogor- Pemkab Jawa Barat (Jabar)- Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), dan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), di Pendopo Bupati Cianjur, Selasa (12/8).
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved