Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA tangga lift Kantor Wali Kota Depok, Jawa Barat (Jabar) rusak. Rusaknya lift membuat ratusan ASN maupun pengunjung harus terpaksa menaiki tangga darurat dengan berjalan kaki.
Seorang ASN wanita yang tengah hamil 4 bulan mengaku terpaksa menaiki tangga darurat dari lantai 1 ke lantai 5 tempatnya melakukan aktivitas akibat kerusakan tersebut. ASN dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Perumahan Permukiman (Dinas Rumkin) Dota Depok itu mengaku sangat khawatir kandungannya bermasalah.
" Kelelahan saya, terpaksa jalan kaki dari lantai satu ke tempat kerja saya sangat takut kandungan saya bermasalah, " katanya seraya mengaku tangga lift di Kantor Wali Kota memang sering rusak.
Baca juga: Inilah Jawaban The Bellezza Permata Hijau Soal Pengunjung Terjebak di Lift
ASN wanita yang tak ingin disebutkan namanya itu mengaku beberapa bulan yang lalu pernah ada seorang ASN yang juga tengah hamil 3 bulan terjebak di dalam tangga lift lantai 4.
" Pernah pegawai ASN Dinas Pendidikan terjebak di tangga lift. ASN tersebut sempat pingsan. Ia bisa dikeluarkan dari dalam setelah digedor-gedor pintu dan teknisi lift segera bertindak, " paparnya.
Baca juga: Empat Korban Lift Jatuh Sekolah Az-Zahra Dimakamkan di Satu Lokasi
Tak berfungsinya tangga lift ini, kata dia dikeluhkan para pejabat dan pegawai. Sebab akses tangga modern tersebut selama ini dianggap cukup membantu pegawai yang beraktivitas di lantai 1 hingga lantai 10. Terutama pegawai dinas kependudukan dan catatan sipil dan dinas pendidikan yang banyak melayani pengunjung.
" Selama ini, pegawai hanya mengandalkan tangga lift. Jadi cukup capek naik turun anak tangga, " ungkapnya.
Hal senada diungkapkan seorang office boy. Ia mengeluhkan ketika naik turun tangga dengan membawa banyak galon air minum dan kebutuhan kantor.
" Capeknya angkat galon air dan barang kantor dari bawah ke lantai 2,3,4,5,6,7,8,9,10. Kita dibuat lelah, " kata dia.
Ia berharap agar bagian umum Kota Depok yang merawat lift bisa segera melakukan upaya perbaikan terhadap kerusakan tangga lift di gedung Dibaleka tersebut.
Hingga dibuatkan berita ini, tangga lift rusak tersebut tak kunjung juga diperbaiki. Selain itu tak seorang dari pejabat bagian umum dan perlengkapan yang menangani lift rusak ini angkat bicara.
Keterangan di Sekretariat Daerah menyebutkan sejak beroperasinya gedung Dibaleka 2 beberapa tahun lalu sudah puluhan kali tangga lift ini rusak. (KG/Z-7)
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Sebagian wilayah Condet, Jakarta sudah kebanjiran, Jumat (30/1).
Kondisi ini memaksa pengendara untuk ekstra waspada dan menurunkan kecepatan secara drastis guna menghindari kecelakaan.
Jarak struktur bangunan yang tidak terlalu menempel pada lereng menjadi faktor kunci minimnya dampak fatal.
Pemerintah Kota Depok turut mengeluarkan peringatan dini bagi warga, terutama bagi mereka yang bermukim di daerah dengan topografi perbukitan atau dekat aliran sungai.
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Laporan terbaru NCHS menunjukkan tren kenaikan kasus sifilis maternal. Kenali risiko, gejala "senyap", dan cara melindungi janin dari infeksi mematikan.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
Sentuhan ini ternyata sudah bisa dirasakan oleh bayi di dalam kandungan saat kehamilan memasuki trimester kedua.
Seiring bertambahnya usia kehamilan, ukuran bayi yang semakin besar akan memberikan tekanan mekanis pada pembuluh darah di sekitar panggul.
Anemia bukan sekadar masalah kekurangan darah biasa, melainkan pemicu berbagai komplikasi serius.
Ia menjelaskan pada 1.000 hari pertama kehidupan penting untuk perkembangan anak dan BGN akan pastikan program untuk seluruh ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved