Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Depok mengungkapkan ada 1-2 kasus kebakaran yang terjadi di Kota Depok setiap harinya. Mayoritas kasus kebakaran disebabkan korsleting listrik, buang puntung rokok, dan kebocoran tabung gas elpiji.
"Satu hari di Kota Depok frekuensi 1-2 (kasus kebakaran) dengan skala sampah sampai gudang. Angkanya mungkin di atas 200 kejadian kebakaran dari Januari sampai Oktober (2023)," ujar Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok Deni Romulo Hutauruk, Senin (16/10).
Menurutnya, kasus kebakaran masih menjadi salah satu bencana yang kerap terjadi di wilayah Kota Depok. "Warga perlu berhati-hati dalam menggunakan instalasi kabel listrik hingga kebocoran tabung gas elpiji dan puntung rokok," ungkapnya.
Baca juga: Pasca Kebakaran, Museum Nasional Tutup Hingga Akhir Tahun
Hal tersebut menjadi tugas semua pihak untuk bersama-sama mengurangi angka kebakaran di Kota Depok yang angkanya selalu tinggi. Terlebih di musim kemarau saat ini.
Musim kering, sambung Deni, selain berdampak pada kehidupan, terkadang menimbulkan permasalahan di lingkungan sekitar seperti kebakaran.
Baca juga: Pemprov DKI Gencarkan Pencegahan Kebakaran di Jakarta
Oleh sebab itulah, lanjutnya, saat musim kering lebih baik tidak membakar sampah karena api bisa menyambar ke tanaman kering yang akan cepat terbakar.
"Banyak lahan dijadikan tempat pembuangan sampah liar, banyak pula rumah di Kota Depok tidak lakukan perbaikan instalasi PLN. Dalam bangunan tanggung jawab pemilik, yang sewa. Kami biasanya tinjau lokasi kebakaran, banyak kabel serabut tahun 80-an," papar dia. (Z-6)
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
Petugas pemadam kebakaran menunjukkan respons yang cukup impresif dengan tiba di lokasi kejadian hanya enam menit setelah laporan diterima, yakni pukul 21.31 WIB.
Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Pedongkelan Belakang, RT 03/RW 14, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (31/1) dini hari.
KEPULAN asap pekat masih membubung dari area pabrik sandal Swallow PT Garuda Mas Perkasa hingga Kamis (29/1) sore.
UPAYA pemadaman kebakaran hebat yang melanda pabrik karet PT Garuda Mas Perkasa, produsen sandal merek Swallow, belum sepenuhnya tuntas hingga menjelang siang, Rabu (28/1).
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Sebagian wilayah Condet, Jakarta sudah kebanjiran, Jumat (30/1).
Kondisi ini memaksa pengendara untuk ekstra waspada dan menurunkan kecepatan secara drastis guna menghindari kecelakaan.
Jarak struktur bangunan yang tidak terlalu menempel pada lereng menjadi faktor kunci minimnya dampak fatal.
Pemerintah Kota Depok turut mengeluarkan peringatan dini bagi warga, terutama bagi mereka yang bermukim di daerah dengan topografi perbukitan atau dekat aliran sungai.
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved