Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) merespons dugaan pelecehan seksual yang dialami oleh beberapa kontestan Miss Universe. Ketua Komnas Andy Yentriyani meminta agar jangan ada yang membungkam korban yang telah berani speak up.
““Keberanian korban untuk melaporkan kasusnya perlu kita apresiasi. Kita perlu mendukung upaya pemenuhan hak-hak korban, termasuk dengan tidak menjadikan kritik pada kontes kecantikan sebagai alat pembungkam korban. Komnas Perempuan juga tengah mendalami pengaduan ini karena selain tindakan yang bersifat umum pada peristiwa body checking, juga ada tindakan yang berbeda yang dialami oleh masing-masing individu,” jelas Andy Yentriyani, ketua Komnas Perempuan, Rabu (9/8).
Andy juga mengungkapkan bahwa selama kontes kecantikan itu berlangsung, setidaknya ada berbagai dugaan bentuk pelecehan seksual yang dialami oleh finalis. Seperti pelecehan seksual non fisik, pelecehan fisik dan pengambilan foto tanpa persetujuan.
Baca juga: Polda Metro Periksa Pengacara Finalis Miss Universe Indonesia
Dalam mendukung korban untuk bersuara, Andy mengatakan Komnas Perempuan merekomendasikan Kepolisian RI untuk menerapkan UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual untuk menindak pelaku maupun pihak penyelenggara yang berusaha menghalangi pengungkapan kasus.
Komnas Perempuan juga meminta agar kepolisian segera mengamankan bukti video, foto, CCTV maupun alat bukti lain yang berkaitan saat body checking, proses di mana para korban dilecehkan.
Baca juga: Antisipasi Ancaman, Pengacara Finalis Miss Universe datangi LPSK
“Upaya pengamanan ini dimaksudkan untuk mengantisipasi penyebarannya,” ujarnya. (Dis/Z-7)
Ajang kecantikan Miss Universe bukan lagi sebatas menampilkan rupa yang menawan.
Baru dimulai, tapi suasana Miss Universe 2025 di Thailand sudah seperti drama reality show. Pertengkaran antarpenyelenggara, walkout kontestan, hingga tudingan sponsor judi online membuat ajang kecantikan paling bergengsi ini jadi sorotan dunia.
Sanly Liu menyampaikan bahwa inspirasi rancangan gaun itu adalah Garuda, burung mitologis yang membawa Dewa Wisnu dan dijadikan sebagai lambang kekuatan, kebesaran, dan perlindungan ilahi.
Sanly Liu dinobatkan sebagai Miss Universe Indonesia 2025, Senin (22/9) malam. Sanly, yang berasal dari Bali, berhasil mengungguli 15 finalis lain.
Sanly Liu menerima Mahkota Jiwanta yang dipakaikan langsung oleh Miss Universe Indonesia 2024, Clara Shafira.
Sebagai anak muda yang dekat dengan kehidupan modern, Clara Shafira Krebs mengatakan dirinya berusaha untuk selalu menghormati budaya masa lalu yang telah diwariskan nenek moyang terdahulu.
Serangan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menuai kecaman keras.
Komnas Perempuan rilis Catatan Tahunan 2025: Total kekerasan terhadap perempuan melonjak 14%, mencapai 376.529 kasus. Fenomena 'Delayed Justice' hambat keadilan bagi korban
Komisi Pencari Fakta (KPF) Masyarakat Sipil menyerahkan laporan lengkap hasil investigasi kerusuhan Agustus 2025 ke enam lembaga negara
Pemulihan bagi Saudah harus mencakup aspek kesehatan, psikologis, hingga jaminan sosial, mengingat status korban sebagai kelompok rentan.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran keluarga sebagai ruang yang aman bagi perempuan, sebagai bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Komnas Perempuan menegaskan Pasal 452 KUHP baru tetap memidana orang dewasa yang membawa lari anak meski atas dasar suka sama suka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved