Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PERISTIWA kebakaran di sebuah rumah kontrakan di jalan Inspeksi PPD, Cakung, Jakarta Timur, pada rabu (28/6) malam lalu. Peristiwa ini diduga karena sengaja di bakar oleh pelaku bernama Usman Sayuti.
Pelaku, awalnya mencoba membakar istrinya dan kedua anaknya dengan menyiramkan bensin kepada 3 korban. Usai membakar anggota keluarganya, pelaku kemudian berusahan membakar dirinya sendiri.
Beruntung ke 3 korban dan pelaku masih bisa diselamatkan.Seorang pria bernama Usman Sayuti tega membakar istri dan 2 orang anaknya di sebuah rumah kontrakan di jalan Inspeksi PPD, Jakarta Timur.
Korban yang merupakan istri dari pelaku, Winarsih, 39 tahun, dan kedua anaknya yakni, Nayaka, 15 tahun dan Kayla, 14 tahun, kini dalam penanganan medis. Ketiga korban telah di rujuk ke Rumah Sakita Tarakan, atas luka bakar yang cukup serius. Sementara pelaku yakni Usaman Sayuti kini telah di tahan oleh petugas kepolisian Polres Metro Jakarta Timur.
Baca juga: Gapki Komitmen Mengatasi Kebakaran Lahan
Tindakan pelaku membakar tiga anggota keluarganya berawal saat istrinya baru pulang usai membeli makanan, sesampainya di rumah korban melihat pelaku sudah memegang botol berisikan bensin. Sempat terjadi cekcok antara pelaku dan korban, hingga akhirnya pelaku menyiramkan bensin ke arah kedua anaknya yang tengah bermain ponsel dan istrinya, kemudian pelaku menyalakan korek api dan membakar ketiganya.
Usai membakar korban, pelaku panik lalu mengguyur tubuhnya dengan bensin dan membakar dirinya sendiri. Beruntung warga yang mengetahui langsung berupaya menyelamatkan ketiga korban dan pelaku. Ketiganya langsung di larikan kerumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Baca juga: Kebun Sawit bukan Penyebab Kebakaran Lahan
Pihak kepolisian Satreskrim Polres Metro Jakarta yang melakukan penyelidikan masih mendalami motif pelaku tega membakar ketiga anggota keluarganya. (Z-10)
Unpad masih menunggu hasil visum setelah seorang mayat pria ditemukan tewas gantung diri di dahan pohon di kawasan kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Kamis (19/2)
Fenomena keinginan bunuh diri pada remaja tidak dipicu oleh penyebab tunggal, melainkan akumulasi dari berbagai faktor yang kompleks.
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
WHO menekankan mayoritas anak yang bunuh diri sebenarnya menunjukkan tanda peringatan sebelumnya, namun sering tidak terbaca atau diabaikan.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Walaupun cuaca kurang mendukung akibat guyuran hujan, semangat para pengurus tidak surut.
Pemkot Jakarta Timur pasang lampu tembak dan tutup akses ilegal di Taman Kota Cawang menyusul viralnya dugaan praktik prostitusi dan temuan miras di lokasi.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Banjir melanda Jakarta Timur, Jumat (20/2/2026). 1.382 jiwa terdampak di Jatinegara hingga Cawang. Meski air capai 1,2 meter, warga belum ada yang mengungsi.
Pengawasan ini menyasar berbagai komoditas protein hewani untuk memastikan stabilitas di tingkat pedagang.
Fasilitas publik dibangun untuk kepentingan bersama dan wajib dijaga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved