Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
LEBIH dari 300 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut serta dalam Lebaran Kota Depok di Garden Candi Sawangan (GCS) Bojongsari, Kota Depok, Rabu (17/5) - Sabtu (13/5). Kegiatan itu merupakan komitmen dari Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mendukung UMKM.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok Supian Suri mengatakan para UMKM itu menunjukan produk-produk unggulan masing-masing kelurahan/desa.
"Menjadi salah satu konsen pemerintahnya dan langkah nyata menjaga perekonomian daerah di tengah situasi krisis global dengan menguatkan perekonomian lokal bersama UMKM," ujar Supian di Balai Kota Depok, Kamis (18/5).
Baca juga: ACSB Indonesia Dorong UMKM Jawa Timur Maju Dan Berdaya
Menurut dia, UMKM menjadi salah satu kelompok usaha yang mampu menyerap tenaga kerja lokal luar biasa.
Tidak hanya gelaran UMKM, acara yang berlangsung empat hari itu diisi dengan beragam talkshow seputar UMKM. Selain itu juga akan ada pertunjukan musik, pesta budaya, dan fashion show.
Baca juga: Tilang Manual Kembali Dihidupkan, 495 Pelanggar Lalu Lintas Ditlang di Depok
“Berbagai atraksi budaya yang ada tentunya juga bisa menarik banyak pihak sponsor untu ikut serta dan dalam jangka panjang ini bisa menjadi daya tarik pariwisata,” kata dia
Supian mendukung upaya pemberdayaan UMKM, seperti yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meningkatkan transformasi ekonomi masyarakat yang inklusif. “Pemberdayaan UMKM merupakan salah satu hal yang dicanangkan Presiden Joko Widodo dengan meningkatkan produktivitas untuk transformasi ekonomi inklusif dan berkelanjutan,” katanya.
Menurutnya festival Lebaran Kota Depok bisa jadi salah satu event memperkenalkan Kota Depok lebih luas lagi. Selain itu, menjadi ajang silaturrahim dan guyub antar sesama warga yang tinggal di Kota Depok.
“Bila dikelola dengan baik kegiatan ini kedepan bisa menjadi daya tarik wisata Kota Depok sehingga warga di luar Kota Depok tertarik untuk melihat dan berkunjung,” ungkapnya.
Tidak semata pesta rakyat, Lebaran Kota Depok juga menjadi pesta budaya yang diwariskan turun temurun. “Kami mewariskan budaya-budaya yang ada di Kota Depok dan sudah lama berkembang,” kata Supian.
Ia berharap Lebaran Kota Depok dapat juga menarik minat banyak pihak baik warga Kota Depok, pengusaha, instansi vertikal maupun masyarakat di wilayah sekitar Jabodetabek.
“Dengan begitu masyarakat mengetahui Kota Depok mempunyai festival yang keren dan berkualitas,” katanya.
Direktur Utama PDAM Kota Depok Muhammad Olik Abdul Holik mengatakan ribuan warga Kota Depok mengikuti pawai arak-arakan budaya antar kelurahan dalam rangka memeriahkan kegiatan Lebaran Kota Depok. Peserta pawai memakai pakaian adat serta membawa perlengkapan dan kuliner tradisional khas Betawi.
Olik menuturkan, rangkaian acara Lebaran Kota Depok selain booth UMKM, warga juga melakukan tradisi Ngubek Empang dan Nyedengin Baju.
“Secara garis besar kegiatan ada tradisi Nyedengin Baju dan pemutaran video Ngubek Empang. Kemudian fashion show dan beberapa penampilan dari sanggar tari dan booth UMKM,” katanya. (Z-3)
DI antara isu yang mengguncang dunia Islam dari Maroko di barat hingga Indonesia di timur adalah sekularisme, baik sekularisme politik maupun kultural.
Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji menekankan bahwa pemulihan pascabencana harus lebih dari sekadar penyediaan kebutuhan material, tetapi juga trauma healing
Di tangan Garin Nugroho, Yogyakarta tampil bukan sekadar sebagai kota tujuan wisata, melainkan ruang hidup tempat tradisi dan kreativitas bertemu.
Tim yang terdiri dari dosen dan mahasiswa ini mengembangkan prototipe produk menggunakan metode SCAMPER.
Kebudayaan memiliki nilai strategis bagi Jawa Tengah,
Mengenali, memahami, dan berbagi pengetahuan tentang budaya lain menjadi kunci penting dalam membentuk generasi muda yang terbuka dan berwawasan global.
Laporan IMF Article IV 2026 mencatat UMKM Indonesia menghadapi biaya pinjaman jauh lebih tinggi dan prosedur aplikasi pinjaman lebih kompleks daripada negara-negara serupa.
Kegiatan Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” direncanakan akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan lokasi yang bergiliran di seluruh kabupaten/kota di Bali.
Program ini diperuntukkan bagi pelaku UMKM yang ingin menjadi mitra program tersebut.
Kementerian Koperasi (Kemenkop) resmi menjalin kerja sama dengan Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah untuk memperkuat pengembangan koperasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meresmikan Program Kita Jaga Usaha (KJU) Tahap I sebagai upaya pemulihan ekonomi bagi pelaku usaha mikro yang terdampak bencana Sumatra.
CPI bersama Bank Indonesia meluncurkan buku pedoman implementasi model bisnis UMKM berkelanjutan sebagai panduan mendorong ekonomi hijau dan akses pembiayaan ramah lingkungan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved