Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Di tengah gempuran budaya populer yang mendominasi generasi muda, Fakultas Industri Kreatif Telkom University (Tel-U) melakukan langkah progresif untuk melestarikan kesenian tradisional. Melalui Program Inovasi Seni Nusantara (PISN) 2025, Tel-U memperkenalkan Ulin Barong Sekeloa dalam bentuk action figure sebagai media edukasi ramah anak.
Bekerja sama dengan mitra lokal, Raksa Panghegar, program bertajuk “Implementasi Media Edukasi Action Figure untuk Pengenalan Budaya dan Seni Ulin Barong Sekeloa” ini bertujuan menjembatani kesenjangan antara tradisi boneka kayu khas Sekeloa dengan dunia anak-anak masa kini.
“Kami merancang action figure ini bukan sekadar mainan, tetapi sebagai ‘jembatan identitas budaya’ yang bisa menyentuh anak-anak sejak dini,” ujar Chris Chalik, Ketua Tim PISN Tel-U, Rabu (17/12).
Tim yang terdiri dari dosen dan mahasiswa ini mengembangkan prototipe produk menggunakan metode SCAMPER. Pendekatan ini memadukan bentuk tradisional Barong dengan aspek ergonomi dan keamanan visual yang disesuaikan untuk anak usia 3–6 tahun.
Keberhasilan program ini teruji saat dilakukan sosialisasi di TK Telkom Buah Batu, Kota Bandung. Hasilnya cukup impresif. Anak-anak diperkenalkan pada gerak tari Barong asli. Anak-anak juga bermain langsung dengan action figure.
Indikator keberhasilan, lebih dari 80% anak mampu mengenali karakter Ulin Barong setelah sesi permainan berakhir.
Selain inovasi produk fisik, Tel-U juga menjawab tantangan lemahnya dokumentasi digital pada kelompok seni tradisional. Tim menyelenggarakan workshop Manajemen Produk Kreatif yang meliputi pendampingan pemasaran melalui e-commerce dan jejaring sekolah. Konten Visual, produksi foto, video pendek, dan animasi edukatif dengan action figure sebagai tokoh utama.
Publikasi Digital dengan optimalisasi akun media sosial Raksa Panghegar sebagai sarana edukasi publik yang luas.
“Kami ingin Ulin Barong tidak hanya hidup di panggung, tapi juga di genggaman anak-anak, di layar ponsel, dan di hati masyarakat luas,” tutup Chris.
Program ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat yang didukung oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, membuktikan bahwa pelestarian budaya dapat dilakukan dengan cara yang relevan dan berkelanjutan. (AN/P-5)
Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji menekankan bahwa pemulihan pascabencana harus lebih dari sekadar penyediaan kebutuhan material, tetapi juga trauma healing
Di tangan Garin Nugroho, Yogyakarta tampil bukan sekadar sebagai kota tujuan wisata, melainkan ruang hidup tempat tradisi dan kreativitas bertemu.
Kebudayaan memiliki nilai strategis bagi Jawa Tengah,
Mengenali, memahami, dan berbagi pengetahuan tentang budaya lain menjadi kunci penting dalam membentuk generasi muda yang terbuka dan berwawasan global.
Usia Situs Gunung Padang berupa pundan berundak di daerah itu dibangun pada 6.000 Sebelum Masehi (SM).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved