Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLRES Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin menyatakan pihaknya mengerahkan 783 personelnya guna mengawal perayaan malam takbiran hingga Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah. Komarudin menjelaskan bahwa para personel tersebut mengamankan sejumlah titik di Jakarta Pusat.
"Seperti Sudirman-Thamrin hingga Harmoni dan Benyamin Sueb. Lalu ada kawasan lain seperti KH Mas Mansyur yang hasil deteksi kami ada pusat kegiatan masyarakat," kata Komaruddin, di Jakarta, Jumat (21/4).
Baca juga : Adab-Adab Menyambut Hari Raya Id
Sedangkan untuk rekayasa lalu lintas, kata Komarudin, sampai saat ini masih bersifat situasional mengacu pada kondisi di lapangan sebelum menerapkan rekayasa.
"Kami akan koordinasi dengan Direktorat Lalu Lintas. Akan kami liat volume kendaraan dan diharapkan tak jadi titik kumpul masyarakat yang menggelar takbir," tuturnya.
Baca juga : Mudik Lancar, Waspadai Potensi Gangguan saat Idul Fitri
Komarudin pun mengimbau supaya masyarakat tidak menggelar takbir keliling.
"Lebih baik syiar dan takbir di masjid yang ada. Tak perlu takbir apalagi konvoi di jalan. Kalau takbir pakai pick up bisa saja jatuh atau menimbulkan kecelakaan. Termasuk gesekan di jalan," pungkasnya. (Z-8)
Bupati mengimbau kepada warga masyarakat yang menggelar malam takbiran cukup keliling di wilayahnya masing-masing,
Demi memastikan warganya punya bahan makanan saat merayakan Lebaran, mantan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono berkeliling ke rumah-rumah warga kurang mampu.
Polisi mengantisipasi konvoi kendaraan untuk takbiran keliling dari Jakarta Utara ke Jakarta Pusat pada malam Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.
Pawai takbir keliling di Banda Aceh akan dimulai setelah salat Isya.
Masyarakat diminta merayakan malam takbir di musala dan lingkungan rumah masing-masing.
Kenyataannya, banyak riwayat menyampaikan bahwa umat Islam terdahulu atau salaf yang melakukan takbiran saat merayakan hari Id secara bersama. Berikut sejumlah riwayat itu
Simak 7 fakta kasus remaja siram air keras di Cempaka Putih. Dari kronologi CCTV hingga motif serangan acak yang melibatkan pelajar di bawah umur.
REMAJA yang menyiramkan air keras ke sesama pelajar di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (6/2) ditangkap. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Pusat
Es gabus yang sempat viral di Jakarta Pusat dipastikan aman dikonsumsi. Polisi akui kesimpulan awal terlalu cepat setelah hasil uji lab keluar.
Kehadiran aparat di lapangan bertujuan utama untuk memberikan pelayanan bagi massa aksi.
POLISI akan segera melakukan gelar perkara kasus kebakaran Terra Drone, di Kelurahan Cempaka Baru, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa 9 Desember 2025.
RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur mengidentifikasi tujuh jenazah korban kebakaran Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat. Identifikasi itu berdasarkan pencocokan data antemortem.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved