Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
ADA pendapat yang melarang umat Islam untuk melakukan takbiran secara berjemaah. Alasan mereka, hal itu tidak dicontohkan Nabi Muhammad SAW. Benarkah demikian?
Kenyataannya, banyak riwayat menyampaikan bahwa umat Islam terdahulu atau salaf yang melakukan takbiran saat merayakan hari Id secara bersama. Berikut sejumlah riwayat itu sebagaimana dilansir @cctv_aswaja.
Ummu Athiyah atau Nusaibah binti Al-Harits ialah wanita yang berasal dari kalangan Anshar.
Baca juga: Kurban Seekor Kambing untuk Satu Orang atau Sekeluarga?
Dari Ummu Athiyah radhiyallahu 'anha dia berkata:
كنا نؤمر أن نخرج يوم العيد، حتى نخرج البكر من خدرها، حتى نخرج الحيض فيكن خلف الناس فيكبرن بتكبيرهم ويدعون بدعائهم، يرجون بركة ذلك اليوم وطهرته
Kami diperintahkan untuk keluar di hari Id, hingga kami mengajak para anak gadis keluar dari kamar bahkan wanita-wanita yang sedang haid dan semua berjalan di belakang para manusia (kaum pria) dengan membaca takbir bersamaan dengan takbir mereka serta berdoa dengan doa mereka. Semua berharap keberkahan di hari tersebut serta penyucian (dari dosa). (HR Bukhari Nomor 971).
Imam Al-Bukhari rahimahullah mengatakan:
Baca juga: Nasihat Imam Syafii tentang Ilmu, Belajar, dan Kemuliaannya
وكان عمر رضي الله عنه يكبر في قبته بمنى، فيسمعه أهل المسجد فيكبرون، ويكبر أهل السوق حتى ترتج منى تكبيرا
Umar radhiyallahu 'anhu pernah bertakbir di kemahnya di Mina hingga penduduk masjid mendengarnya lalu mereka pun bertakbir. Bahkan orang di pasar-pasar ikut bertakbir saat itu hingga Mina bergemuruh karena suara takbir. (Fathul Bari Jilid 2 Halaman 534).
Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani rahimahullah mengatakan:
أى تضطرب وتتحرك، وهى مبالغة فى اجتماع رفع الأصوات
Artinya, riuh dan bergejolak dan itu di luar kewajaran saat berjemaah dalam mengeraskan suara (takbir). (Fathul Bari Jilid 2 Halaman 535).
Imam Asy-Syafii rahimahullah mengatakan:
Baca juga: Benarkah Imam Syafii Bidahkan Baca Al-Qur'an di Kuburan?
أحببت أن يكبر الناس جماعة وفرادي في المسجد والأسواق والطرق والمنازل ومسافرین ومقيمين في كل حال وأين كانوا، وأن يظهروا التكبير
Aku suka agar orang-orang bertakbir dengan berjemaah atau sendiri di masjid dan pasar atau jalan-jalan dan rumah-rumah, baik musafir ataupun mukim, dalam segala hal dan di mana pun mereka berada, hendaknya menampakkan takbiran. (Al-Umm Jilid 2 Halaman 486).
Imam Asy-Syafii rahimahullah mengatakan:
وأحب أن يكبر الإمام خلف صلاة المغرب والعشاء والصبح وبين ذلك، وغاديا حتى ينتهي إلى المصلى
Aku suka agar seorang imam memimpin takbiran usai salat maghrib, isya, dan subuh serta di antara itu juga yakni di pagi hari hingga dia sampai lokasi salat (Id). (As-Sunan Ash-Shaghir Jilid 1 Halaman 256 Nomor 679).
Demikian sejumlah keterangan generasi salaf atau terdahulu tentang kebiasaan mereka melakukan takbiran bersama-sama dalam rangka menyambut Idul Fitri dan Idul Adha. Semoga bermanfaat. (Z-2)
Selain takbir yang singkat terdapat pula bacaan takbir yang lebih panjang.
Polisi mengantisipasi konvoi kendaraan untuk takbiran keliling dari Jakarta Utara ke Jakarta Pusat pada malam Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.
Polisi telah melakukan persiapan untuk pengamanan malam takbiran yang diprediksi terjadi malam nanti. Terutama di kota-kota besar lewat masing-masing Ditlantas Polda setempat
Pembacaan takbir dianjurkan dibaca oleh umat Islam pada malam hari raya Idul Fitri.
Idul Fitri dan Idul Adha merupakan dua hari raya yang sangat dimuliakan. Jadi apa saja adab-adab dalam Hari Raya Id?
Polda Metro Jaya mengerahkan 1.810 personel dan menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional untuk mengamankan malam takbiran Idul Fitri 1447 H di Jakarta.
Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, PLN memastikan kesiapan pasokan listrik di berbagai objek vital.
Siap-siap merayakan malam takbiran di Bundaran HI! Simak rute Transjakarta, MRT, hingga daftar kantong parkir resmi untuk acara Eid Mubarak Jakarta di sini
Dishub DKI Jakarta terapkan rekayasa lalu lintas saat Jakarta Bedug Kolosal 20 Maret 2026. Cek rute alternatif dari Harmoni, Semanggi, dan Tanah Abang di sini.
MENYAMBUT malam Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Makassar mengeluarkan imbauan agar masyarakat menggelar takbiran di lingkungan masing-masing, bukan dengan konvoi di jalan raya.
Bupati mengimbau kepada warga masyarakat yang menggelar malam takbiran cukup keliling di wilayahnya masing-masing,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved