Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
MENYAMBUT malam Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Makassar mengeluarkan imbauan agar masyarakat menggelar takbiran di lingkungan masing-masing, bukan dengan konvoi di jalan raya. Kebijakan ini diambil untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan seluruh warga Kota Makassar.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa masyarakat tetap diberikan ruang untuk mengumandangkan takbir sebagai bentuk syukur dan kegembiraan menyambut hari kemenangan. Namun, pelaksanaannya diarahkan berlangsung di tingkat kecamatan, kelurahan, hingga masjid-masjid setempat.
"Kami mengimbau untuk takbiran di lingkungan masing-masing di tingkat kecamatan, bukan keliling di jalan raya. Ini sebagai langkah menjaga ketertiban, keamanan, serta kenyamanan masyarakat," ujar Munafi.
Pemkot Makassar menegaskan tidak ada izin untuk takbir keliling atau pawai kendaraan di jalan raya tahun ini. Kebijakan ini mempertimbangkan volume kendaraan di Kota Makassar yang terus meningkat, sehingga aktivitas konvoi berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas dan membahayakan keselamatan.
"Boleh takbir, baik di wilayah masing-masing, di tingkat kecamatan, kelurahan, maupun di lingkungan masjid setempat. Tentu ada batasan, tanpa konvoi kendaraan di jalan umum, apalagi bunyi petasan atau mercon," tegas Munafri.
Larangan penggunaan petasan dan mercon juga menjadi perhatian khusus. Selain berpotensi mengganggu ketenangan warga, aktivitas tersebut juga dapat membahayakan keselamatan dan tidak sejalan dengan esensi malam takbiran yang seharusnya menjadi momen ibadah.
Menurut Munafri, malam takbiran idealnya diisi dengan memperbanyak dzikir, takbir, dan doa sebagai ungkapan syukur setelah menjalani ibadah Ramadan selama sebulan penuh. Karena itu, takbiran dapat digelar di lorong-lorong permukiman atau di masjid setempat.
"Jadi, bukan dilarang takbiran, tapi tidak boleh konvoi keliling, apalagi menggunakan petasan atau knalpot yang mengganggu pengguna jalan. Kami meminta takbiran dilakukan di lingkup masing-masing kecamatan dan di masjid setempat," tutur Munafri.
Untuk memastikan imbauan ini berjalan dengan baik, Pemkot Makassar melibatkan camat, lurah, RT/RW, serta tokoh masyarakat dalam pengawasan pelaksanaan takbiran. Mereka diminta ikut mengawasi agar kegiatan berlangsung tertib di lingkungan masing-masing.
Warga tetap bisa menggelar kegiatan takbiran dengan berkoordinasi bersama aparat setempat. Dengan demikian, suasana malam Idulfitri diharapkan tetap hidup dengan lantunan ibadah tanpa menimbulkan gangguan bagi pengguna jalan maupun warga lainnya.
"Besar harapan masyarakat tetap dapat merayakan malam takbiran dengan penuh khidmat dan kebersamaan, sehingga perayaan Idulfitri dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga Kota Makassar," kata Munafri.
Selain mengatur pelaksanaan takbiran, Pemerintah Kota Makassar juga akan memusatkan pelaksanaan salat Idulfitri di Lapangan Karebosi. Warga yang berada di sekitar kawasan tersebut diajak untuk melaksanakan salat berjamaah di lokasi yang telah ditentukan. Pemkot Makassar berharap perayaan Idulfitri 1447 Hijriah dapat berlangsung dengan penuh kekhidmatan, kebersamaan, serta tetap menjaga keamanan dan ketertiban kota. (LN/E-4)
Puncak arus balik Lebaran 2026 di Terminal Harjamukti Cirebon terjadi hari ini (25/3). Jumlah penumpang ke Jakarta naik 15%. Cek prediksi gelombang kedua di sini.
HARGA cabai rawit di pasaran Kota Palu, Sulawesi Tengah mengalami kenaikan signifikan pasca Lebaran 2026. Harganya kini mencapai Rp140 ribu per kilogram.
Harga cabai merah di Aceh melonjak hingga Rp60.000 per kg saat Lebaran 2026. Simak penyebab dan pantauan harga terbaru di Pasar Pante Teungoh Sigli.
SEJUMLAH pemudik Lebaran 2026 yang pulang ke Jawa Tengah (Jateng) mengaku merasakan hasil geliat pembangunan yang ada di provinsi ini.
Pakar menilai pemerintah berhasil menepis kekhawatiran publik terkait isu kelangkaan energi dan BBM di tengah tensi geopolitik yang memanas.
Fatalitas kecelakaan Lebaran 2026 turun 28%, namun kecelakaan motor dan kelelahan pengemudi masih jadi ancaman utama di arus mudik-balik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved