Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTORAT Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengungkapkan kemacetan yang kerap terjadi khususnya pada saat bulan Ramadan seperti saat menjelang buka puasa. Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman menyatakan bahwa kemacetan yang muncul saat waktu buka puasa masih dalam taraf normal.
"iya ya masih normal lah. Karena kan aktivitas saja. Bukan karena ada hambatan," kata Latif, (4/4).
Kemacetan tersebut, kata Latif, disebabkan oleh meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang buka puasa.
Baca juga: Presiden : Kota-Kota Macet karena Terlambat Membangun Transportasi Publik
"iya karena ada peningkatan mobilitas masyarakat itu," sebutnya.
Oleh karena itu, Latif pun mengklaim bahwa pihaknya telah melakukan antisipasi guna meminimalisir kemacetan dengan menerjunkan personel lebih awal.
Baca juga: Ini Perkirakan Pergesaran Waktu Kemacetan di Jakarta saat Ramadan
"Ya tentu, kita menggelar personel lebih awal. Sudah kita jalankan," pungkasnya.
Sebelumnya, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memperkirakan terdapat pergeseran waktu kemacetan di wilayah Jakarta saat bulan suci Ramadhan nanti.
"Iya kemungkinan demikian (pergeseran jam macet)," kata Latif, Selasa (21/3).
Latif memperkirakan kemacetan akan terjadi lebih awal saat pagi dan sore hari pada pekan pertama puasa. Pada pekan selanjutnya, diperkirakan akan kembali seperti semula.
"Biasanya kan jam enam sore padat. Mungkin nanti jam empat sore (sudah mulai macet), karena mengejar untuk berbuka puasa di rumah. Tapi di awal-awal saja kemacetan ada kemungkinan, nantinya kembali lagi," sebut Latif. (Z-10).
Karyoto juga menyebutkan bahwa penyelesaian kemacetan di Jakarta tidak dapat diselesaikan sendiri.
Jumlah kendaraan bermotor yang padat saat jam rawan selama bulan Ramadan, salah satu penyebab kemacetan lalu lintas.
Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan optimalisasi simpang jalan yang menjadi titik kemacetan lalu lintas di wilayah Jakarta dengan menambah rambu belok kiri langsung.
Rayakan Ramadhan dengan 5Parkling Ramadhan Iftar di Hotel Park 5 Simatupang. Nikmati 14 menu rotasi Indonesia, Asian, Timur Tengah, dan Western dengan promo Early Bird menarik.
JS Luwansa Hotel Jakarta menghadirkan “RaSa”, konsep Ramadan dengan sajian Nusantara, Asia, dan Timur Tengah, lengkap dengan paket iftar, meeting, dan menginap.
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
Sajian kuliner Nusantara dihadirkan untuk membawa kembali kenangan Ramadan yang identik dengan kebersamaan keluarga dan kehangatan suasana rumah.
Menjelang Ramadan 2026, Kementerian Dalam Negeri meminta pemerintah daerah tidak menunggu waktu mepet untuk mengendalikan inflasi.
Harga bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kembali normal sementara, pasokan maupun stok aman dan lancar menjelang Ramadan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved