Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENJABAT (Pj) Gubernur Heru Budi Hartono melantik 65 pejabat pimpinan tinggi pratama. Dalam susunan pejabat baru yang dilantik, diketahui terdapat belasan pejabat eselon 2 DKI Jakarta era Anies Baswedan yang dicopot dari jabatannya.
Pelantikan dilakukan dengan rincian 45 orang dilantik dan diambil sumpah jabatan kembali (dikukuhkan) dalam jabatannya dan 20 orang pejabat menempati jabatan baru sesuai dengan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) terbaru, di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Pelantikan tersebut dilaksanakan di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (21/3).
"Mutasi dan rotasi, serta penyesuaian jabatan adalah dinamika yang biasa terjadi dalam sebuah organisasi," kata Heru dalam keterangan resmi, Selasa (21/3).
Baca juga: Pj Gubernur Jakarta Berdalih Renovasi Rumah Dinas Hanya Perawatan
Pelantikan pejabat tinggi pratama ini dalam rangka tindak lanjut Peraturan Gubernur (Pergub) Provinsi DKI Jakarta Nomor 57 Tahun 2022 tentang Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah. Proses pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama telah dilaksanakan sesuai dengan dasar hukum:
a. Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.2.6/645/SJ Tanggal 2 Februari 2023;
b. Surat Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 3236/B-AK.02.02/SD/K/2023 Tanggal 21 Maret 2023;
c. Surat Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara Nomor B-61/JP.00.02/01/2023;
Baca juga: Copot Yani Dari Wali Kota Jakbar, Heru: Rutin
d. Keputusan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 213 Tahun 2023 Tanggal 21 Maret 2023 tentang Pengangkatan, Pemindahan, dan Pemberhentian Dalam dan Dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II) Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta; dan
e. Surat Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Nomor 244/KG.02.01 tanggal 20 Maret 2023 hal Pertimbangan dan Persetujuan DPRD Provinsi DKI Jakarta terhadap calon Walikota.
Alasan Mencopot Pejabat era Anies
Heru mengungkapkan alasannya mencopot banyak kepala dinas yang menjabat di era Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
"Hal ini dilakukan kebutuhan untuk mendukung kinerja organisasi yang lebih baik. Tujuannya dalam rangka percepatan pembangunan kota Jakarta dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mendorong peningkatan kinerja para aparatur Pemprov DKI Jakarta untuk mewujudkan good governance, serta mewujudkan sukses Jakarta untuk Indonesia," tutur Heru.
Di antara pejabat eselon 2 atau kepala dinas yang dicopot adalah Kepala Dinas Kesehatan Widyastuti. Ia kini menjabat sebagai Asisten Sekda Bidang Kesejahteraan Rakyat. Padahal, Widyastuti sukses membantu Anies Baswedan dalam mengatasi pandemi covid-19. Meskipun Jakarta menjadi episentrum wabah, kesehatan masyarakat sangat diprioritaskan. Protokol kesehatan pun disosialisasikan dengan baik. Pun upaya vaksinasi covid-19 di Jakarta berjalan baik.
Widyastuto mengisi posisi yang sebelumnya diisi oleh Uus Kuswanto yang pada saat yang sama dilantik menjadi Wali Kota Jakarta Barat. Jabatan Kadinkes DKI saat ini kosong dan diisi oleh Pelaksana Tugas.
Sementara itu, Yani Wahyu yang sebelumnya menjadi Wali Kota Jakarta Barat dilantik menjadi Asisten Deputi Gubernur Bidang Pengendalian Penduduk dan Permukiman.
Selain itu, Heru juga mencopot Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho. Hari dilantik menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi menggantikan Andri Yansyah. Andri Yansyah dilantik menjadi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga menggantikan Ahmad Firdaus.
Sementara itu, Ahmad Firdaus yang sempat mengurusi soal Formula E dilantik menjadi Asisten Deputi Gubernur Bidang Transportasi.
(Z-9)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana menambah fasilitas olahraga di berbagai ruang terbuka hijau (RTH) di Jakarta.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menyebut pemerintah provinsi DKI Jakarta bersama Forkopimda siap menyelenggarakan perayaan malam tahun baru 2026 di delapan titik
Besaran UMP itu akan mulai berlaku per 1 Januari 2026. UMP Jakarta 2025 atau sebelumnya sebesar Rp5.396.761 dan ada kenaikan sebesar 6,17 persen atau Rp333.115 dibanding tahun ini.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku, kenaikan nilai Upah Minimum Provinsi (UMP) Provinsi DKI Jakarta yang ia tetapkan tidak berada di luar jalur dari landasan regulasi pemerintah
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung memastikan penerapan work from anywhere (WFA) untuk aparatur sipil negara (ASN) DKI Jakarta tidak akan mengganggu pelayanan publik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan melantik salah satu pejabat Pemprov DKI sebagai Wali Kota Jakarta Barat.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
Jebolnya tanggul baswedan membuat permukiman warga di sekitar Jati Padang, Pasar Minggu, mengalami banjir hingga mencapai 1 meter.
Bagaimana pula peluang dia dalam kontestasi politik nasional, utamanya di Pilpres 2029?
Presiden Prabowo Subianto menuturkan dirinya tidak menaruh dendam pada Anies Baswedan, orang yang menjadi pesaingnya dalam pemilihan presiden di 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved