Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KANTOR Pertanahan Tangerang Selatan (Tangsel), Banten tidak mentolerir keberadaan mafia tanah yang merugikan masyarakat Tangsel. "Kita harus sikat mafia tanah itu," tandas Kepala Kantor Pertanahan Tangsel Harison Mocodompis, Rabu (15/2).
Harison yang pernah menjabat kehumasan kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pusat ini menilai mafia tanah ibarat organisasi yang sistematis bekerjanya. "Mari kita berantas bersama. Ini memang cukup berat namun saya percaya perbaikan sistem, sistem IT dan kita waspadai akan dapat meminimalkan mafia tanah yang masih mencoba coba," tegasnya.
Sebelumnya, Kantor Pertanahan Kota Tangsel secara resmi membuka Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2023. Hal tersebut diawali dengan pengambilan sumpah jabatan Satgas PTSL 2023 di Lapangan Kantor Pertanahan Kota Tangsel oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangsel Harison Mocodompis
Turut hadir sebagai saksi Kepala Sub Bagian Tata Usaha Wasito Haryati, Plt. Kasi Penetapan Hak dan Pendaftaran Asep Saripudin, Kasi Survei dan Pemetaan Akhda Jauhari, Kabag Tata Pemerintahan Kota Tangsel Heru Sudarmanto serta Tim yang dilantik terdiri dari 2 tim satgas yaitu ketua tim 1 Gunanto dan ketua tim 2 Dewi Sumirat yang melibatkan para lurah dan mitra kelurahan Se Kota Tangerang Selatan sebagai angota tim.
Harison mengutarakan PTSL Tahun 2023 ditargetkan sebanyak 5.424 bidang tanah yang berasal dari K3 yaitu bidang-bidang tanah yang sudah dipetakan sehingga sudah memiliki Nomor Induk Bidang (NIB) yang tersebar di 54 kelurahan Se-Kecamatan Kota Tangsel. "Kita berharap masyarakat yang ingin mengikuti PTSL tahun ini mempersiapkan data dan berkasnya, lalu pastikan kembali batasnya agar dapat di rekontruksi dengan baik oleh satgas," tegasnya,
Harison mengimbau masyarakat Kota Tangsel yang mengajukan PTSL 2023 untuk datang ke kelurahan sesuai dengan domisili bidang tanah. "Di Kelurahan sudah ada mitra kami, nanti akan diverifikasi jika sudah lolos akan diserahkan kepada satgas di Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan,” ujarnya.
ia mengingatkan kepada seluruh satgas PTSL Tahun 2023 untuk tetap menjaga integritas Kantor Pertanahan Kota Tangsel dengan melayani secara Profesional, Terpercaya dan Ikhlas. "Kami juga membuka Posko Pengaduan bagi masyarakat yang proses PTSL yang belum terselesaikan yakni pada PTSL 2017,2018 dan 2019," imbuhnya. (OL-15)
Menteri ATR Nusron Wahid, menegaskan bahwa pelayanan publik di bidang pertanahan harus bertransformasi agar sesuai dengan karakter masyarakat masa kini, khususnya generasi muda
KEMENTERIAN Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berkomitmen mengakselerasi penyelesaian pengaduan masyarakat terkait persoalan pertanahan dan konflik agraria.
Pakar hukum agraria Universitas Gadjah Mada (UGM), Rikardo Simarmata, menilai kasus ini sebagai cerminan ketidaksinkronan regulasi antara hukum pertanahan dan perairan.
KEMENTERIAN Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) saat ini secara aktif terus membangun Zona Integritas di seluruh satuan kerja (satker).
Pembentukan bank tanah saat ini memiliki urgensi di tengah intensitas kebutuhan tanah untuk pembangunan yang terus meningkat.
Sarana Jaya menggandeng Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi DKI Jakarta dalam asistensi Penanganan bidang Pertanahan
KEPOLISIAN Resor (Polres) Tangerang Selatan (Tangsel) menangkap seorang oknum guru di Rawa Buntu, Serpong, Tangsel berinisial YP, 55. Ia diduga mencabuli belasan muridnya.
Data lapangan menunjukkan bahwa pada Jumat (16/1/2026), di Pos Ciputat dan Pasar Cimanggis, masih banyak warga yang tidak membawa identitas (KTP) saat terjaring.
Pemkot tidak akan mengambil langkah sepihak atau memaksakan kerja sama tanpa adanya kesepakatan bersama dengan wilayah terkait.
PEMERINTAH Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meluncurkan Rencana Capaian 100 Hari Tim Percepatan Pengelolaan Sampah sebagai langkah darurat mengatasi keterbatasan kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang.
Sistem pengelolaan sampah belum dirancang untuk menghadapi situasi darurat, padahal kota dengan kepadatan tinggi seperti Tangsel sangat rentan terhadap gangguan layanan dasar.
Penanganan dilakukan setelah warga melaporkan tumpukan sampah yang menggunung hingga mendekati atap bangunan pasar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved