Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
RUDYANTO Gunawan, kepala keluarga di Kalideres, Jakarta Barat, yang meninggal dunia lebih dulu ternyata tidak dimakamkan karena keuangan keluarga yang menipis.
Hal itu terungkap berdasarkan hasil autopsi psikologi forensik dengan mengumpulkan informasi di tempat kejadian perkara (TKP), serta dari keluarga dan tetangga korban.
Ketua Umum Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia Reni Kusumowardhani menyebut berdasarkan penelusuran, saat Rudiyanto meninggal dunia karena pendarahan saluran pencernaan, pihak keluarga tidak melakukan pemakaman. Saat itu, keluarga tidak mampu melakukan pemakaman, karena kondisi keuangan yang menipis.
"Rudyanto ini tidak dimakamkan karena yang pertama situasi keuangan sudah menipis. Itu tampak dari barang bukti buku tabungan keluar masuknya dana pada Januari itu sudah sangat menipis," kata Reni ketika konferensi pers, di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (9/12).
Reni mengatakan, istri Rudyanto, Renny Margaretha, juga memiliki kepribadian yang selalu tampil baik, tidak ingin terlihat lemah, dan harus unggul dari orang lain. Renny diketahui tidak ingin pemakaman suaminya tersebut terkesan biasa di mata orang lain.
Namun, Renny tidak memiliki kemampuan secara finansial untuk memakamkan jenazah suaminya sesuai dengan keinginannya. Kepribadian Renny yang tidak ingin terlihat lemah itu membuatnya enggan meminta bantuan kepada orang lain atau keluarganya.
Baca juga: Ahli: Keluarga yang Tewas di Kalideres tidak Terkait Sekte Tertentu
"Citra yang baik ingin dinilai baik, unggul, dan lebih dari yang lain, serta motivasi yang tinggi tidak mau terlihat terlihat lemah yang kemudian memengaruhi bagaimana suaminya tidak dimakamkan," katanya.
Lebih lanjut, Reni menjelaskan mengenai Renny Margaretha yang tidak dimakamkan setelah meninggal dunia karena mengalami sakit kelainan payudara. Ia menjelaskan Dian, anak Renny, sangat bergantung pada ibunya tersebut sepanjang hidupnya.
Ketika Renny meninggal dunia, Dian tidak bisa mengambil keputusan. Dian lalu bersikap seolah-olah ibunya tersebut belum meninggal dunia. Dian masih merawat ibunya tersebut dengan memberi susu, menyisir rambut, dan merapikan tempat tidur ibunya.
Kondisi diperparah ketika keluarga tersebut telah tertutup dari lingkungan dan kerabatnya. Hal ini membuat Dian dan Budyanto yang saat itu masih hidup tidak bisa berbuat banyak hingga akhirnya keduanya ikut meninggal dunia.
Diberitakan, empat orang yang merupakan satu keluarga ditemukan tewas mengering di Perumahan Citra Garden Extension 1, Kalideres, Jakarta Barat.
Adapun keempat korban bernama Rudyanto Gunawan, 71, yang merupakan kepala rumah tangga, kemudian istrinya Renny Margaretha Gunawan, 68, anaknya Dian Febbyana Apsari Dewi, 42, serta adik Rudiyanto, Budyanto Gunawan, 69. (OL-16)
Namun demikian, lansia dengan penyakit kronis tetap dianjurkan berkonsultasi dengan dokter sebelum berpuasa untuk penyesuaian obat dan pola makan.
Secara medis, puasa yang dilakukan dengan pengawasan orang tua dapat membantu anak belajar pola makan teratur dan mengurangi kebiasaan jajan berlebihan.
Lingkungan harus memiliki kepekaan untuk membedakan kapan waktu untuk mendekat dan kapan harus memberi ruang bagi orang yang berduka.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran keluarga sebagai ruang yang aman bagi perempuan, sebagai bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Keseimbangan antara karier ibu bekerja dan pengasuhan sangat ditentukan oleh seberapa kuat dukungan keluarga.
Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji menekankan bahwa pemulihan pascabencana harus lebih dari sekadar penyediaan kebutuhan material, tetapi juga trauma healing
WARGA negara asing (WNA) ditemukan meninggal dunia di salah satu apartemen, kawasan Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu (4/2).
Marcel Radhival mengenang sosok Tika sebagai pendamping hidup yang sangat suportif.
Seorang warga yang terdampak banjir di Desa Karangligar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.
Pendaki asal Magelang Syafiq Ridhan Ali Razan (18) yang dilaporkan hilang sejak 17 hari lalu saat mendaki Gunung Slamet akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Dia kehilangan nyawa di Arab Saudi setelah terjatuh dari lantai dua sebuah gedung tempatnya bekerja pada 18 Desember 2025.
Satu orang tewas dan lima lainnya luka-luka dalam kecelakaan di Tol Batang–Semarang. Polisi mendalami dugaan gangguan kemudi pada truk trailer bermuatan besi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved