Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Kecelakaan Tol Batang-Semarang: Polisi Dalami Dugaan Kemudi Truk Rusak

Akhmad Safauan
05/1/2026 05:25
Kecelakaan Tol Batang-Semarang: Polisi Dalami Dugaan Kemudi Truk Rusak
Kondisi kecelakaan di ruas Jalan Tol Batang-Semarang dan proses evakuasi dua mobil yang tertimpa muatan besi(MI/Akhmad Safuan)

Polisi mengidentifikasi korban dalam kecelakaan lalu lintas di Ruas Tol Batang-Semarang KM 354+200 jalur A, Desa Karanggeneng, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Peristiwa tersebut melibatkan truk trailer bermuatan besi dan dua kendaraan lain, serta menimbulkan satu korban meninggal dunia dan lima orang luka-luka.

Kecelakaan Tol Batang-Semarang terjadi saat muatan besi bertonase besar yang diangkut truk tumpah dan menimpa kendaraan di belakangnya. Hingga Minggu (4/1) malam, para korban luka masih menjalani perawatan di RSUD Kalisari, Batang. Sementara truk trailer bernomor polisi L 8524 UN, satu mobil SUV B 2826 TYL, dan sedan B 212 DHM telah dievakuasi ke lokasi aman untuk kepentingan penyelidikan.

Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah Kombes M Pratama Adhyasastra menyebut korban meninggal dunia adalah Den Imam Dwi Prasetya (49), karyawan BUMN, warga Kota Tangerang. Jenazah telah disiapkan untuk diserahkan kepada keluarga. Lima korban luka terdiri dari empat penumpang SUV, Kusniyah (59), Misha Azkadina Yumna (7), H Parmin (67), dan Wiwik Winingsih (38), serta satu penumpang sedan, Saipullah (64), warga Jakarta Timur.

Dugaan Gangguan Kemudi

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Batang AKP Eka Hendra Ardiansyah menyampaikan, hasil penyelidikan sementara menunjukkan adanya dugaan kerusakan pada sistem kemudi truk sebelum kecelakaan maut terjadi. Diduga pengemudi kehilangan kendali, kendaraan oleng ke kanan, lalu menabrak dua mobil yang melaju searah sebelum menghantam median jalan. Benturan tersebut membuat muatan besi tumpah dan menindih kendaraan lain.

“Satu korban meninggal dunia di tempat kejadian akibat cedera kepala,” ujar Eka Hendra.

Polisi telah mengamankan sopir truk, Jumali (35), warga Kabupaten Rembang, untuk dimintai keterangan. Pengemudi mengaku merasakan gangguan pada setir sebelum insiden terjadi. Namun, kepolisian menegaskan keterangan itu masih akan diuji melalui pemeriksaan teknis kendaraan serta keterangan saksi.

Selain olah tempat kejadian perkara (TKP), tim penyidik juga memeriksa kondisi truk, muatan, serta prosedur keselamatan pengangkutan. Hasil penyelidikan diharapkan dapat memastikan penyebab utama kecelakaan dan menentukan langkah penegakan hukum berikutnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya