Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
JASA Raharja memastikan keterjaminan seluruh korban kecelakaan maut bus Cahaya Trans yang terjadi di simpang susun Krapyak, Tol Semarang KM 420–200, Jawa Tengah, pada Senin (22/12/2025) dini hari. Insiden tragis tersebut mengakibatkan 16 orang meninggal dunia dan 17 orang lainnya luka-luka.
Kecelakaan bermula saat bus bernomor polisi B-7201-IV melaju dari arah Kalikangkung menuju Krapyak sekitar pukul 00.15 WIB. Saat melintas di jalan menikung, pengemudi diduga kehilangan kendali sehingga bus oleng ke kanan, menabrak pembatas jalan, dan terguling.
Plt. Direktur Utama Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana, menyampaikan duka cita mendalam dan menegaskan bahwa tim Jasa Raharja Kanwil Jawa Tengah telah bergerak cepat melakukan pendataan di rumah sakit.
"Kami langsung menurunkan tim untuk memastikan seluruh korban mendapatkan haknya, baik jaminan perawatan di rumah sakit maupun santunan bagi korban meninggal dunia. Ini adalah wujud kehadiran negara memberikan perlindungan dasar bagi masyarakat," ujar Dewi melalui keterangannya, Senin (22/12).
Berdasarkan UU Nomor 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang, Jasa Raharja memberikan jaminan kepada korban meninggal dunia santunan sebesar Rp50 juta yang diserahkan kepada ahli waris sah. Lalu, kepada korban luka-luka jaminan biaya perawatan rumah sakit maksimal Rp20 juta. Selanjutnya, tambahan biaya P3K maksimal Rp1 juta dan biaya ambulans hingga Rp500 ribu.
Saat ini, seluruh korban luka telah dievakuasi ke beberapa fasilitas kesehatan, antara lain RSUD dr. Adhyatma Tugurejo, RSUP dr. Kariadi, RS Columbia Asia, dan RS St Elisabeth Kota Semarang.
Menanggapi peristiwa ini, Dewi mengimbau para pengusaha jasa transportasi untuk memperketat pengawasan terhadap kondisi armada dan kesehatan kru bus, terutama di tengah cuaca ekstrem.
"Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Kami meminta perusahaan angkutan umum rutin melakukan pemeriksaan kendaraan dan memastikan pengemudi dalam kondisi fisik yang prima sebelum bertugas," tambahnya.
Hingga saat ini, pihak Kepolisian bersama pengelola jalan tol masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut. (H-2)
Keputusan tersebut diambil setelah terjadinya kecelakaan maut bus di Tol Krapyak, Semarang, yang menewaskan 16 penumpang pada Desember 2025.
Polda Jawa Tengah melakukan pendalaman atas temuan pemalsuan SIM tersebut, termasuk mengusut dugaan adanya sindikat tindak pidana pemalsuan SIM.
4 korban meninggal dunia akibat kecelakaan bus Cahaya Trans di Simpang Susun Exit Tol Krapyak, Kota Semarang, Senin (22/12) dini hari sudah diambil pihak keluarga.
Polda Jawa Tengah terjunkan Tim Traffic Accident Analysis (TAA) untuk mengusut kecelakaan bus cahaya trans di exit tol Krapyak Semarang.
Jenazah korban kecelakaan Bus Cahaya Trans yang terguling di Simpang Susun Exit Tol Krapyak, Semarang, dipulangkan
Polda Jawa Tengah terjunkan Tim Traffic Accident Analysis (TAA) untuk mengusut kecelakaan bus cahaya trans di exit tol Krapyak Semarang.
Selain olah TKP, petugas melakukan indentifikasi korban dan meminta keterangan saksi terkait kecelakaan bus Cahaya Trans di Exit Tol Krapyak.
Berdasarkan pengecekan melalui aplikasi MitraDarat, bus Cahaya Trans tidak terdaftar sebagai angkutan pariwisata maupun angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved