Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Jenazah Kecelakaan Bus Cahaya Trans yang Kecelakaan di Exit Tol Krapyak Dipulangkan

Akhmad Safuan
23/12/2025 13:32
Jenazah Kecelakaan Bus Cahaya Trans yang Kecelakaan di Exit Tol Krapyak  Dipulangkan
Jenazah korban kecelakaan Bus yang terguling di Exit Tol Krapyak Semarang(Akhmad Safuan/MI)

JENAZAH korban kecelakaan bus Cahaya Trans yang terguling di Simpang Susun Exit Tol Krapyak, Kota Semarang telah diambil dan dipulangkan ke daerah masing-masing.

Pada Selasa (23/12), sebanyak 16 jenazah di RSUP Dr Kariadi Semarang jemput oleh keluarga dan dipulangkan ke daerah masing-masing untuk makamkan.

Seluruh korban meninggal dunia dalam kecelakaan bus Cahaya Trans dengan nomor polisi B 7201 IV itu sudah teridentifikasi. Sementara itu,  belasan korban luka-luka  dirawat di sejumlah rumah sakit di Kota Semarang.

"Di rumah sakit ini menangani 9 korban kecelakaan bus terguling di tol, lima orang diantaranya sudah diperbolehkan pulang untuk rawat jalan karena luka sudah membaik," kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr. Adhyatma, MPH (RSUD Tugurejo) Kinetika Sinarti.

Dalam penanganan terhadap para korban, ungkap Kinetika Sinarti, rumah sakit telah mengerahkan tim medis terbaik, termasuk dokter spesialis bedah tulang (ortopedi) dan bedah umum, guna memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan cepat dan optimal, sehingga seluruh pasien ditangani sesuai kondisi klinis masing-masing.

Menurut Kinetika Sinarti hingga kini terdapat dua orang yang masih menjalani perawatan intensif di ruang perawatan yakni atas nama Nyimas Jihan,26,  mengalami patah tulang lengan kiri (humerus) dan dijadwalkan menjalani operasi ORIF (Open Reduction Internal Fixation) dan pasien Marno, 30, mengalami trauma dada (thorax) dan telah dilakukan tindakan pemasangan WSD (Water Sealed Drainage).

Pemeriksaan terhadap sopir bus yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka berlangsung di Polrestabes Semarang.  

"Sopir masih terus kita periksa dan dalami untuk mengungkap kejadian sebenarnya hingga mengakibatkan bus tidak terkendali dan terguling," kata Kepala Polrestabes Semarang Kombes Syahduddi.

Penyidikan kini berfokus pada faktor lain seperti kondisi kendaraan, fisik pengemudi, situasi jalan serta faktor teknis lainnya. 

“Pemeriksaan menyeluruh masih terus dilakukan oleh tim gabungan Polrestabes Semarang, Polda Jawa Tengah serta instansi terkait untuk memastikan penyebab utama insiden maut tersebut,” tambahnya. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik