Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
JENAZAH korban kecelakaan bus Cahaya Trans yang terguling di Simpang Susun Exit Tol Krapyak, Kota Semarang telah diambil dan dipulangkan ke daerah masing-masing.
Pada Selasa (23/12), sebanyak 16 jenazah di RSUP Dr Kariadi Semarang jemput oleh keluarga dan dipulangkan ke daerah masing-masing untuk makamkan.
Seluruh korban meninggal dunia dalam kecelakaan bus Cahaya Trans dengan nomor polisi B 7201 IV itu sudah teridentifikasi. Sementara itu, belasan korban luka-luka dirawat di sejumlah rumah sakit di Kota Semarang.
"Di rumah sakit ini menangani 9 korban kecelakaan bus terguling di tol, lima orang diantaranya sudah diperbolehkan pulang untuk rawat jalan karena luka sudah membaik," kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr. Adhyatma, MPH (RSUD Tugurejo) Kinetika Sinarti.
Dalam penanganan terhadap para korban, ungkap Kinetika Sinarti, rumah sakit telah mengerahkan tim medis terbaik, termasuk dokter spesialis bedah tulang (ortopedi) dan bedah umum, guna memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan cepat dan optimal, sehingga seluruh pasien ditangani sesuai kondisi klinis masing-masing.
Menurut Kinetika Sinarti hingga kini terdapat dua orang yang masih menjalani perawatan intensif di ruang perawatan yakni atas nama Nyimas Jihan,26, mengalami patah tulang lengan kiri (humerus) dan dijadwalkan menjalani operasi ORIF (Open Reduction Internal Fixation) dan pasien Marno, 30, mengalami trauma dada (thorax) dan telah dilakukan tindakan pemasangan WSD (Water Sealed Drainage).
Pemeriksaan terhadap sopir bus yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka berlangsung di Polrestabes Semarang.
"Sopir masih terus kita periksa dan dalami untuk mengungkap kejadian sebenarnya hingga mengakibatkan bus tidak terkendali dan terguling," kata Kepala Polrestabes Semarang Kombes Syahduddi.
Penyidikan kini berfokus pada faktor lain seperti kondisi kendaraan, fisik pengemudi, situasi jalan serta faktor teknis lainnya.
“Pemeriksaan menyeluruh masih terus dilakukan oleh tim gabungan Polrestabes Semarang, Polda Jawa Tengah serta instansi terkait untuk memastikan penyebab utama insiden maut tersebut,” tambahnya. (H-4)
Polda Jawa Tengah terjunkan Tim Traffic Accident Analysis (TAA) untuk mengusut kecelakaan bus cahaya trans di exit tol Krapyak Semarang.
Jasa Raharja memberikan jaminan kepada korban kecelakaan bus cahaya trans yang meninggal dunia santunan sebesar Rp50 juta dan diserahkan kepada ahli waris sah.
Selain olah TKP, petugas melakukan indentifikasi korban dan meminta keterangan saksi terkait kecelakaan bus Cahaya Trans di Exit Tol Krapyak.
Berdasarkan pengecekan melalui aplikasi MitraDarat, bus Cahaya Trans tidak terdaftar sebagai angkutan pariwisata maupun angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP).
Di bulan Ramadan ini, PSI Kota Semarang melakukan aksi nyata berbagi takjil kepada masyarakat.
PENGUATAN ideologi negara bukan lagi sekadar wacana akademis, melainkan faktor kunci keberhasilan transformasi menuju Indonesia. Pancasila
Angin puting beliung menerjang di sejumlah daerah seperti Pati, Kota dan Kabupaten Semarang menimbulkan kerusakan bangunan dan pohon tumbang.
KOMUNITAS Pecinan Semarang kembali menghidupkan tradisi Pasar Imlek Semawis 2026 sebagai ruang perayaan budaya yang inklusif sekaligus penggerak ekonomi rakyat.
Pasar Semawis ini kembali digelar untuk menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Kota Semarang.
Lonjakan harga hingga 100 persen terjadi pada bawang merah dari Rp30 ribu menjadi Rp60 ribu per kg, disusul cabai rawit merah sebelumnya Rp45 ribu menjadi Rp90 ribu per kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved