Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Jasa Raharja Beri Santunan ke Korban Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang

Akhmad Safuan
22/12/2025 14:58
Jasa Raharja Beri Santunan ke Korban Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang
Direktur Utama Jasa Raharja Jawa Tengah Dewi Aryani saat memberikan keterangan (Ahmad Safuan/MI.)

JASA Raharja memberikan santun pada para korban pada kecelakaan bus Cahaya Trans di Tol Krapyak, Semarang. Bus dengan nomor polisi B 7201 IV di Simpang Susun Exit Tol Krapyak, mengalami kecelakaan menabrak pembatas Senin (22/12) dini hari. Kejadian tersebut menewaskan 16 penumpang dan  18 orang lainnya mengalami luka-luka.

"Tim kami masih melakukan pendataan terhadap korban kecelakaan tersebut, segera santunan diberikan baik kepada keluarga korban meninggal maupun terluka," kata Plt Direktur Utama Jasa Raharja Jawa Tengah Dewi Aryani.

Berdasarkan data sementara, lanjut Dewi Aryani, dalam kecelakaan bus di di Simpang Susun Exit Tol Krapyak, Kota Semarang tersebut terdapat 16 korban meninggal dunia yakni 15 jenazah berada di RSUP Dr Kariadi Semarang dan satu jenazah di RS Tugu Semarang.

Sedangkan 18  korban luka masih dirawat di sejumlah rumah sakit. Setelah kejadian, ungkap Dewi Ariyani, tim Jasa Raharja Jawa Tengah langsung turun ke lokasi kejadian untuk berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan serta melakukan pendataan.

Ia menyebut ada 4 keluarga  korban yang hadir di rumah sakit dan Jasa Raharja akan mendampingi dan membantu keluarga korban sampai proses pemulangan jenazah selesai.

Sesuai ketentuan, menurut Dewi Ariyani, karena kecelakaan melibatkan angkutan umum dan setelah ahli waris.

Santunan akan segera bayarkan secara cashless dengan transfer langsung ke rekening ahli waris .Adapun besaran santunan yang diberikan yakni Rp50 juta untuk korban meninggal duniadan maksimal Rp20 juta untuk korban luka-luka yang dibayarkan sesuai dengan biaya perawatan di rumah sakit.

“Proses ini kami upayakan secepatnya agar dapat meringankan beban keluarga korban,” tambahnya. (H-4)
 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya