Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
JASA Raharja dan Perum Damri resmi memperkuat koordinasi strategis guna membangun ekosistem transportasi publik yang lebih aman dan terintegrasi. Salah satu poin krusial dalam kolaborasi ini adalah pemanfaatan data manifest penumpang secara real-time untuk meningkatkan akurasi perlindungan serta mempercepat proses layanan santunan kecelakaan.
Langkah strategis ini dibahas dalam kunjungan kerja Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, ke Kantor Perum DAMRI Cabang Kemayoran, Jakarta, Selasa (17/2/2026).
“Pemanfaatan data manifest penumpang menjadi langkah penting dalam memperkuat sistem perlindungan. Dengan data yang akurat, proses pelayanan santunan dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan transparan sebagai wujud kehadiran negara bagi masyarakat,” ujar Awaluddin melalui keterangannya, Rabu (18/2/2026).
Awaluddin menekankan bahwa keselamatan transportasi tidak dapat dibangun secara parsial. Jasa Raharja mendorong implementasi budaya safety melalui kolaborasi berkelanjutan, mulai dari Pelatihan Penanganan Gawat Darurat (PPGD) hingga peningkatan kapasitas SDM dalam mitigasi risiko kecelakaan.
Sebagai sesama BUMN yang kini berada di bawah koordinasi Danantara Indonesia, sinergi kedua instansi ini diharapkan mampu menjadikan transportasi publik sebagai tulang punggung mobilitas nasional yang andal.
“Diperlukan sinergi yang kuat dan sistem yang terintegrasi untuk memastikan setiap perjalanan masyarakat terlindungi secara optimal dan profesional,” tambah Awaluddin.
Dalam pertemuan tersebut, Direktur Teknik & Fasilitas Perum DAMRI, Arifin, menyambut baik dukungan Jasa Raharja. Ia mengusulkan penguatan kerja sama melalui program pemeriksaan kesehatan pengemudi (driver health check) secara berkala.
Arifin menilai kesiapan fisik dan kondisi kesehatan pengemudi adalah kunci utama dalam menjamin keselamatan penumpang di jalan raya.
“Kami berharap Jasa Raharja dapat mendukung pelaksanaan health check pengemudi secara rutin. Upaya ini sangat penting untuk menjaga kesiapan fisik mereka, sehingga keselamatan perjalanan terus terjamin,” ungkap Arifin. (H-2)
Rencana pembukaan rute baru Transjabodetabek, termasuk koridor Blok M-Bandara Soekarno-Hatta, tidak akan berdampak pada pengurangan maupun penutupan trayek eksisting.
Berdasarkan data operasional per 2 Januari 2026, dari total 18 cabang yang mengoperasikan rute Antar Kota (AKAP), tingkat keterisian (okupansi) mencapai 81% secara nasional.
Tingkat keterisian kursi atau okupansi selama masa nataru mencapai hingga 65%, terutama pada layanan antarkota dan pemadu moda.
DAMRI bersama Kementerian Perhubungan melalui BPTD Kelas II Aceh mengoperasikan layanan angkutan perintis gratis pada rute Peureulak–Peunaron.
Pada hari pertama periode Nataru tersebut, Damri mengoperasikan 1.828 armada dengan total 7.823 ritase perjalanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved