Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

16 Meninggal, Polisi Olah TKP dan Periksa Sopir Selidiki Kecelakaan Bus Cahya Trans di Exit Tol Krapyak Semarang

Akhmad Safuan
22/12/2025 10:23
16 Meninggal, Polisi Olah TKP dan Periksa Sopir Selidiki Kecelakaan Bus Cahya Trans di Exit Tol Krapyak Semarang
Ilustrasi(Dok Istimewa)

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jawa Tengah turujan tim untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kecelakaan  bus Cahaya Trans dengan nomor polisi B 7201 IV di Simpang Susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Senin (22/12) dini hari.

Pemantauan Media Indonesia Senin (22/12) puluhan petugas kepolisian dari Polda Jawa Tengah dan Polrestabes Semarang terlihat mekakuhan pemeriksaan terhadap bus Cahaya Trans dengan nomor polisi B 7201 IV di  di Simpang Susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Senin (22/12) dini hari.

Selain melakukan olah TKP di lokasi kejadian, sejumlah petugas kepolisian lainnya masih melakukan pendataan indentifikasi terhadap korbandan meminta keterangan sejumlah saksi dalam kecelakaan yang menewaskan 16 penumpang yang kini disemayamkan di RSUP Dr Kariadi Semarang dan RSUD Tugu Semarang dan 19 lainnya luka-luka,

"Kami menyampaikan belasungkawa dan prihatin atas peristiwa kecelakaan hingga menewaskan banyak korban yang terjadi pada hari kedua arus mudik Nataru ini, " kata Kepala Polda Jawa Tengah Irjen Ribut Hari Wibowo saat melihat kondisi korban di RSUP DR Kariadi Semarang Senin (22/12).

Petugas kepolisian sudah diturunkan, ungkap Ribut Hari Wibowo, untuk mempersiapkan proses identifikasi korban (post mortem dan ante mortem), untuk memastikan identitas sebelum diserahkan kepada pihak keluarga, sedangkan korban luka-luka juga masih mengalani perawatan di sejumlah rumah sakit.

Berdasarkan pemeriksaan awal, lanjut Ribut Hari Wibowo, diketahui sopir bus reguler yang beroperasi masa liburan Nataru merupakan pengemudi cadangan dan dalam kondisi selamat. "Sopir dalam kondisi selamat dan telah diamankan di Polrestabes Semarang untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut," tambahnya.

Selain itu puluhan petugas kepolisian, menurut Ribut Hari Wibowo, sudah diturunkan untuk melakukan olah TKP dan penyidikan, demikian juga terhadap sopir juga menjalani tes urine untuk memastikan ada atau tidaknya pengaruh narkoba atau zat terlarang lainjta, namun belum diketahui hasilnya.

"Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan menanggung biaya perawatan korban luka, sedangkan untuk korban meninggal dunia, kepolisian telah berkoordinasi dengan Jasa Raharja terkait pemberian santunan," imbuhnya.

Tidak hanya itu, demikian Ribut Hari Wibowo, kepolisian juga membuka posko bagi keluarga korban dan Pemerintah Provinsi, Polda Jawa Tengah serta rumah sakit akan membantu proses pengantaran jenazah ke daerah asal masing-masing yang berasal dari sejumlah daerah seperti Boyolali, Klaten, Yogyakarta,Bogor dan Jakarta. (H-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik