Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

15 Penumpang Tewas, 19 Luka-luka Akibat Bus Terguling di Tol Krapyak

Akhmad Safuan
22/12/2025 09:41
15 Penumpang Tewas, 19 Luka-luka Akibat Bus Terguling di Tol Krapyak
Ilustrasi(Dok Istimewa)

KECELAKAAN maut terjadi di Simpang Susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Senin (22/12) dini hari, bus Cahaya Trans dengan nomor polisi B 7201 IV melaju dari Jakarta tujuan Yogyakarta menabrak pembatas dan terguling mengakibatkan 15 orang tewas dan 19 penumpang lainnya luka-luka.

Pemantauan Media Indonesia Senin (22/12) suasana duka dan kesibukan luar biasa terlihat di sejumlah rumah sakit di Kota Semarang, tim medis tampak terus melakukan pemeriksaan puluhan orang merupakan korban kecelakaan bus Cahaya Trans dengan nomor polisi B 7201 IV yang menabrak pembatas jalan dan terguling.

Bus Cahaya Trans membawa 34 penumpang mengalami kecelakaan tunggal terguling setelah menabrak pembatas jalan di Simpang Susun Exit Tol Krapyak, Kota Semarang, Senin (22/12) dini hari, ketika melaju dari Jakarta dengan tujuan Yogyakarta hingga mengakibatkan 15 orang tewas dan 19 lainnya luka-luka.

Data dihimpun dari sejumlah rumah sakit yakni RSUP dr Kariadi, RS Columbia Asia, dan RSUD dr Adhyatma MPH (RS Tugu Semarang) 19 korban selamat kini mengalami perawatan intensif karena luka serius Gilang (L) (sopir), Jihan (P) (Patah Tulang), Rujianti,45, (P), Karnoto Bayat,30, (L), Aviz ahmad,20, (L), Robet (Kernet), Ardi, Endah,50, (L), Ana, Naim,52, Rafi,19, (L), Parwono,57, (L), Ahmad purnomo40, (L) / Tawangsari, Prismadika,32 (L ) dan 5 orang belum diketahui identitasnya.

"Selain itu masih ada 15 korban tewas yang belum diketahui identitasnya dan hingga kini  petugas dari Satuan Lalulintas Polrestabes Semarang masih melakukan pendataan," kata Kepala Basarnas Semarang Budiono Senin (22/12).

Peristiwa kecelakaan tersebut, lanjut Budiono, bermula saat bus Cahaya Trans melaju dari Jakarta tujuan Yogyakarta  dengan kecepatan tinggi, namun sesampai di lokasi kejadian menabrak pembatas jalan di tikungan jalur penghubung atau RAM 3, exit Tol Krapyak Semarang, hingga kemudian terguling.

Tim SAR gabungan, kepolisian dan petugas medis dari PMI sedang siaga Nataru ungkap Budiono, mendapat laporan peristiwa itu langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan, proses evakuasi terhadap puluhan penumpang yang terjebak di dalam bus cukup berat hingga satu persatu korban berhasil dikeluarkan dan dilarikan ke rumah sakit.

"Proses evakuasi sendiri berjalan cukup sulit,  karena ada sebagian korban yang masih dalam posisi terjepit dan juga akses menuju korban dipenuhi pecahan kaca dan evakuasi berjalan hingga beberapa jam tersebut bselesai pukul 04.00 WIB," tambahnya.

Kepala Satuan Lalulintas Polrestabes Semarang AKPB Yunaldi mengatakan hingga saat ini belum diketahui penyebab kecelakaan tersebut, apakah akibat gangguan pengereman atau sebab lain, potigas diturunkan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap lebih lanjut hal ini.

"Langkah awal dikakukan adalah ievakuasi para kurban, kemuduan menarik bus ke tempat yang aman untuk penyelidikan dan agar tidak mengganggu lalulintas yang padat bersamaan Arya mudik Nataru," ujar Yunaldi.

Sementara itu sejumlah penumpang selamat mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab bus ditumpangi menabrak pembatas jalan dan terguling. "Saya tertidur saat perjalanan itu, tiba-tiba bus sudah terguling dan saya bangun melihat penumpang saling bertumpukan denfanbsarah ada dimana-mana," ujar Avuz Ahmad, seorang penumpang. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik