Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR melanda Jalan Jambore, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok hari ini. Warga sekitar mengeluhkan saluran drainase yang tersumbat oleh timbun tanah serta sampah yang menjadi pemicu banjir.
Warga berharap adanya perhatian dari pemerintah agar dilakukan pembersihan sampah dan timbunan tanah di drainase.
Amri, salah seorang warga sekitar mengatakan, hujan sebentar saja jalan Jambore pasti banjir. Banjir dipicu drainase tidak mengalir dengan lancar karena banyaknya timbunan tanah serta sampah sehingga menyebabkan drainase tersumbat hingga air melimpah ke badan jalan.
"Kami berharap agar ini bisa menjadi perhatian dari pemerintah agar drainase ini bisa segera dibersihkan atau diperbaiki,” ucap Amri Selasa (6/12).
Ia menambahkan, bahwa pihak RT/RW, dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Harjamukti telah turun ke lokasi dan menyampaikan bahwa pembersihan drainase di Jalan Jambore harus prioriras.
Bahkan RT/RW dan LPM setempat juga telah meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinas PUPR) segera berinisiatif membersihkan drainase dari sampah dan timbun tanah.
Hal serupa diungkapkan Lidia yang juga salah seorang warga sekitar. Ia mengatakan, jangankan musim hujan, ketika tidak hujan saja air yang berada di drainase Jalan Jambore melimpah ke jalan.
”Selama ini kami kerap kebanjiran akibat saluran drainase tersumbat. Sudah 10 tahun namun tak kunjung diperbaiki drainase yang berada di Jalan Jambore ini,” ujar Lidia.
Menurut Lidia, jalan yang terdampak banjir sepanjang 500 meter dari pertigaan Transyogi ke arah TPU Pondok Ranggon.
Sambung Lidia, pengendara motor yang nekat menerobos banjir di Jalan Jambore hari Selasa tadi banyak yang mogok.
"Curah hujan deras yang mengguyur Jalan Jambore menyebabkan jalanan tergenang air. Genangan air merendam kurang lebih sepanjang 500 meter, " katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kota Depok Raden Arga Dharma Tubagus menyatakan sampah menjadi salah satu akar permasalahan banjir di Jalan Jambore.
"Sebenarnya akar permasalahannya kita sudah tahu, yakni terkait sampah, dan timbunan tanah. Kami akan segera carikan solusinya," papar Arga Selasa (6/12).
Arga menyampaikan akan memperbaiki saluran-saluran air. "Saluran-saluran akan kami perbaiki, nanti kita lihat secara teknis," kata Arga. (OL-13)
Baca Juga: 4 RT Wilayah Jakarta Utara Terendam Banjir Rob
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
hujan menyebabkan adanya genangan-genangan di beberapa tempat. Kondisi ini menjadi faktor utama berkembangnya nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD)
BMKG merilis prakiraan cuaca Jakarta Kamis 5 Februari 2026. Waspadai potensi hujan petir dan angin kencang di seluruh wilayah DKI Jakarta. Cek detailnya!
Dampak dari kondisi cuaca ini, kata dia, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan wilayah Aceh bagian barat dan selatan.
Istilah awan kontainer tidak dikenal dalam ilmu meteorologi. Narasi yang beredar di masyarakat merupakan bentuk kesalahpahaman dalam memahami fenomena atmosfer.
Waspada terhadap peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang bersifat fluktuatif, yang dapat terjadi pada pagi, siang atau sore, malam, hingga dini hari.
Selain kendala fisik, pasar tersebut juga kerap dijadikan tempat berkumpulnya gelandangan dan pengemis
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Sebagian wilayah Condet, Jakarta sudah kebanjiran, Jumat (30/1).
Kondisi ini memaksa pengendara untuk ekstra waspada dan menurunkan kecepatan secara drastis guna menghindari kecelakaan.
Jarak struktur bangunan yang tidak terlalu menempel pada lereng menjadi faktor kunci minimnya dampak fatal.
Pemerintah Kota Depok turut mengeluarkan peringatan dini bagi warga, terutama bagi mereka yang bermukim di daerah dengan topografi perbukitan atau dekat aliran sungai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved