Senin 05 Desember 2022, 21:06 WIB

Polres Jakbar Didemo Ratusan Warga, Ini Pemicunya

mediaindonesia.com | Megapolitan
Polres Jakbar Didemo Ratusan Warga, Ini Pemicunya

dok.Ist
Mapolres Jakarta Barat didemo elemen masyarakat, Senin (5/12/2022), karena kecewa salah satu tersangka investasi bodong dinyatakan buron.

 

POLRES Metro Jakarta Barat didemo elemen masyarakat, Senin (5/12/2022) siang. Penyebabnya, pengunjuk rasa kecewa  setelah seorang tersangka dinilai tidak menghargai aparat penegak hukum dengan mangkir berkali-kali dari panggilan, dan kini dinyatakan buron atau tidak dapat ditemukan keberadaan.

Kasus ini terkait oknum pengacara wanita berinisial NR, yang telah menjadi tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan terhadap mantan kliennya dalam kasus investasi bodong. Meski begitu, perempuan 46 tahun itu hingga kini tak juga ditahan, kendati berkasnya telah P21 atau dinyatakan lengkap oleh jaksa penuntut umum.

"Tuntutan kami meminta kepada Kapolres Jakarta Barat untuk segera menangkap NR karena kasusnya sudah dinyatakan P21 adalah kewajiban dari Polres Jakarta Barat untuk dapat menyerahkan dan menghadirkan tersangka NR ke hadapan penuntut umum dalam pelimpahan tahap dua," ujar Koordinator Lapangan Satgas Penegakan Hukum Indonesia, Ahmad kepada wartawan di depan Mapolrestro Jakbar.

"Karena kita tahu kasus NR ini terkait dengan dugaan penipuan dan penggelapan para korban investasi bodong. Kasihan sekali melihat para korban mengais keadilan," imbuhnya.

"Mereka kan sudah menjadi korban dugaan investasi bodong kok masih lagi ditambah penderitaannya menjadi korban kezoliman oknum yang ngaku-ngaku advokat lalu memberi janji-janji manis uangnya para korban dapat dikembalikan lalu mereka tergiur dan membayar sejumlah uang kepada tersangka yang mana tersangka ini istilahnya minta honor jasa advokat kepada para korban karena dia ngakunya seorang advokat atau pengacara ternyata setelah diusut dia belum disumpah dan dilantik resmi menjadi advokat ditambah ijazahnya tidak terdaftar di Dikti," imbuh Ahmad.

Berdasarkan informasi yang pihaknya peroleh dari pemberitaan, kata Ahmad, NR sempat diamankan penyidik di kawasan Puncak, Cipanas, Jawa Barat akhir September 2022 lalu. Namun sayangnya, kata dia, setelah dimintai keterangan tersangka malah dilepaskan.

"Sebenarnya bila sudah sangat tidak kooperatif tidak ada alasan untuk tidak menahan tersangka pada saat diamankan di daerah Cipanas beberapa bulan lalu. Mengapa dilepaskan dan sekarang pada saat P21 sudah hampir 2 bulan malah seolah aparat penegak hukum dipermainkan lagi oleh tersangka untuk yang kesekian kalinya harus mencari cari lagi keberadaannya," kata Ahmad.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pasma Royce sendiri, sempat menyatakan bahwa pihaknya kini tengah mencari keberadaan NR. Surat penangkapan terhadap wanita itu menurutnya telah diterbitkan.  

Menurut Ahmad, jika benar NR tengah dicari atau menjadi buronan, Polres Metro Jakarta Barat seharusnya segera memasukkan perempuan itu ke dalam daftar pencarian orang (DPO) secara resmi.

"Kami meminta kepada Polres Jakarta Barat, apabila NR dinyatakan sebagai buronan, maka segera dikeluarkan surat DPO resmi terhadap NR dan juga mengeluarkan rilis resmi dari Polres Metro Jakarta Barat terkait dengan kasus ini sehingga masyarakat paham dan bisa membantu memberi informasi keberadaan tersangka NR," kata dia.

"Kami meminta jangan sampai penegakan hukum di Polres Jakarta Barat kalah dengan NR, karena diduga kasus pidana yang dilakukan oleh tersangka dengan berbagai macam modus dan kabarnya masih ada sedikitnya empat laporan kepolisian lagi yang berproses yang masih harus dihadapi oleh NR," imbuh Ahmad.

Ahmad menegaskan, pihaknya berjanji akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas. Ia pun berharap polisi bisa segera memenuhi tuntutan mereka.

"Kami berkomitmen untuk terus menyampaikan aspirasi rakyat terkait kasus ini. Semoga dalam waktu dekat ini Polres Jakarta Barat bisa menyelesaikan kasus NR dengan baik. Saya yakin bisa karena tersangka hanya seorang perempuan yang bukan seorang teroris yang bersenjata," pungkas Ahmad. (OL-13)

Baca Juga

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Heru Sebut Penerapan ERP Butuh Proses Panjang

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 08 Februari 2023, 13:15 WIB
PENERAPAN kebijakan jalan berbayar (ERP) masih dalam tahap kajian. Pemprov DKI Jakarta membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memberikan...
Dok. Pri

Anggota DPRD Kota Bekasi Apresiasi Pencabutan Status Tersangka Hasya

👤Adang Iskandar 🕔Rabu 08 Februari 2023, 12:19 WIB
Hasya merupakan alumnus SMA Negeri 9 Kota Bekasl yang dikenal sebagai sosok periang dan rajin dalam kejuaraan olahraga...
MI / ADAM DWI

Diprotes Karena Berbayar, Pemprov DKI Pisahkan Jalur di Skywalk Kebayoran

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 08 Februari 2023, 11:58 WIB
Kini, terdapat petugas yang ditempatkan di pintu masuk untuk mengarahkan pengguna skywalk, baik penumpang KRL maupun...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya