Jumat 04 November 2022, 16:01 WIB

Polres Bogor Tangkap 2 Pelaku Penjual Satwa Dilindungi

Dede Susianti | Megapolitan
Polres Bogor Tangkap 2 Pelaku Penjual Satwa Dilindungi

MI/Dede Susianti
Dua pelaku perdagangan owa jawa

 

KEPOLISIAN Resor Bogor berhasil menyelamatkan seekor bayi Owa Jawa (Hylobates Moloch) yang merupakan satwa dilindungi. Pengungkapan kasus tersebut dirilis di Mapolres Bogor di Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (4/11).

Kapolres Bogor AKB Iman Immanuddin menjelaskan selain telah menyelamatkam satwa liar, dalam kasus itu pihaknya juga sudah menangkap dua orang pelaku. Kedua pelaku masing-masing MM, 32, selaku kurir dan SU, 28, selaku pemilik.

Modus operandi para tersangka itu menawarkan, mencari pembeli melalui media sosial. Kemudian ada seorang pembeli yang mengajak transaksi di Taman Budaya, Sentul.

Awalnya tim Unit 2 Satreskrim Polres Bogor bersama aktivis pemerhati lingkungan hidup nerhasil mengamankan satu orang tersangka yang berperan sebagai kurir MM, 32 tahun, warga Kab Bogor. Kemudian dari keterangan tersangka pertama ini dia disuruh oleh saudaranya, SU, yang merupakan warga Kabupaten Cianjur.

MM ditugaskan SU untuk mengambil Owa Jawa di Terminal Bus Baranangsiang, Kota Bogor, yang dititipkan di Bus Arimbi untuk diantar ke pembeli di Taman Budaya Sentul City. Saat itu, si bayi Owa Jawa itu disimpan di dalam dus.

Sementara itu dari hasil pemeriksaan SU, ternyata SU juga mendapatkan satwa dalam keadaan hidup melalui Facebook (FB) dari akun Grup Pasuruan Primata Lover. Pada awalnya SU membeli seharga Rp3,6 juta dan hendak dia jual Rp5 juta.

Pelaku SU ternyata sudah lama dan beberapa kali melakukan tindakan kriminal tersebut. Pelaku mengaku sudah jual owa jawa, owa gold, surili, owa cokelat, lutung, molucan, siamang, beruang madu, elang brontok, elang, bondol, elang paria dan elang jawa.

Baca juga: Kisah Pilu Mega, Bayi Owa Jawa yang Diselamatkan Polres Bogor

Para pelaku telah melakukan tindak pidana, setiap orang dilarang untuk menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memelihara,mengangkut, memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup.

Mereka dijerat pasal 21 (2) jo pasal 40 UU RI No 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya jo Peraturam Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan P.106/MenLHK/Set JEND/KUM.1/12/2018 temtamg jenis tumbuhan dan satwa yang dilindungi.

"Ancaman pidana terhadap kedua orang tersangka, 5 tahun penjara dan denda 500 juta," ucap Kapolres Iman.

Sementara itu, untuk bayi owa jawanya sudah diserahkan ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat dan mendapat perawatan di sana. Kondisinya pun dikabarkan sudah membaik.(OL-5)

Baca Juga

MI/RAMDANI

Viral Ribuan Ikan Meloncat ke Daratan di Pantai Marina Ancol

👤Rahmatul Fajri 🕔Rabu 30 November 2022, 19:59 WIB
Dari video yang dihimpun, tampak video menampilkan ikan-ikan yang melompat daratan. Ribuan ikan itu kemudian diambil oleh warga...
Antara

Sama-sama Tolak UMP DKI 2023: Buruh Bilang Kurang, Pengusaha Sebaliknya

👤Selamat Saragih 🕔Rabu 30 November 2022, 19:04 WIB
Penetapan Pemprov DKI soal nominal UMP ini jadi pemicu kedua pihak kompak sama-sama menolak dan menuntut nominal UMP baru senilai Rp4,9...
John Moore/Getty Images/AFP

Polda Metro Ungkap Sabu Likuid dari Iran

👤Rahmatul Fajri 🕔Rabu 30 November 2022, 18:55 WIB
Polda Metro Jaya mengungkap likuid yang berbahan methamphetamine atau sabu-sabu. Ia mengatakan likuid berbahan sabu tersebut tergolong baru...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya