Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLDA Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran meresmikan Gedung K9 Unit Satwa Polda Metro Jaya di Jalan KS Tubun, Petamburan, Jakarta Barat, Senin (31/10).
Dalam sambutannya, Fadil menyampaikan bahwa anjing pelacak atau K-9 sudah seharusnya mendapatkan fasilitas yang layak dan memadai.
"Saya ingin fasilitas ini tidak hanya sekadar fasilitas K9 saja. Saya ingin K9 ini jadi lab hidup yang tumbuh, menjadi sebuah ekosistem yang berguna untuk lingkungan sekitar," ujar Fadil.
Baca juga: Polisi Minta Napi Kabur dari Lapas Cipinang Serahkan Diri
Fadil berharap fasilitas dan ekosistem ini mampu memberikan semangat baru kepada seluruh personel, serta memberikan fasilitas yang mendukung kinerja Satwa K9 agar dapat lebih optimal dalam membantu kinerja kepolisian.
Fadil ingin K9 menjadi rumah untuk satwa K9 dan juga rumah bagi masyarakat umum, khususnya pencinta, pemerhati, bahkan perlindungan satwa.
"Inilah yang dimaksud dengan pelayanan," ujar Kapolda.
Pada acara itu, kepolisian juga mengundang perwakilan dari Fakultas Kedokteran Hewan IPB, komunitas pencinta hewan, perhimpunan dokter, industri pendukung, bahkan sampai UMKM yang berhubungan.
Dalam acara itu, turut hadir Pejabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dan Panglima Kodam jaya Untung Budiharto.
Dikatakan pula oleh Fadil bahwa fasilitas yang tersedia setelah direnovasi terdapat 35 kandang satwa, satu ruang kebersihan satwa, dan satu lab.
Gedung K9 ini juga dilengkapi 35 kandang satwa, ruang kebersihan, satu lab dengan satu kolam renang latih, dua ruang staf yang masing-masing ada ruang tidurnya.
"Jadi, bintang lima ini, five star sekelas hotel bintang lima sepanjang jalan Sudirman-Thamrin. Kenapa? Supaya kalau dia dapat tugas pada malam hari kondisinya fit," jelas Fadil.
Fadil mengatakan renovasi Gedung K9 Unit Satwa juga sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja anjing pelacak atau K9 milik Polda Metro Jaya dalam mengungkap berbagai kasus.
Menurut dia, tidak bisa dipungkiri jasa anjing pelacak atau K-9 tersebut memiliki jasa besar pada saat mengemban tugas dalam pengungkapan sejumlah kasus di wilayahnya itu, terutama kasus peredaran gelap narkoba.
"Kasus narkotika, pembunuhan, juga tawuran dia (K-9) sangat berperan besar. Oleh sebab itu, hati saya terpanggil untuk datang ke sini," ucap Fadil.
Dalam kesempatan itu, Fadil juga bercerita perihal harapannya agar Polda Metro Jaya bisa memaksimalkan kemampuan anjing pelacak atau K-9 dalam membantu mengungkap kasus, terutama kasus narkoba seperti yang dilakukan instansi kepolisian di negara lain. Misalnya yang dilakukan New York Police Departement atau NYPD di Amerika Serikat.
"Polda Metro Jaya harus mampu dan terampil dalam melaksanakan teknik maupun taktik pelacakan dengan menggunakan anjing pelacak untuk memperkuat proses surveillance dan patroli kepolisian seperti di negara-negara maju lainnya," kata mantan Kapolda Jawa Timur tersebut. (Ant/OL-1)
WAKIL Menteri HAM. Mugiyanto mendukung penggunaan bodycam bagi anggota Polri. Itu bagian dari pegawasan setelah maraknya kekerasan oleh aparat kepolisian.
Peneliti CSIS Nicky Fahrizal menyebut kultur kekerasan di Polri berakar dari kurikulum pendidikan yang masih militeristik. Perlu dekonstruksi total pada SPN dan sistem meritokrasi.
Indonesia Corruption Watch mengkritik Komisi Pemberantasan Korupsi yang melimpahkan laporan dugaan pemerasan 43 anggota Polri ke Kedeputian Korsup.
Ketentuan UU KPK yang dinilai membuka peluang anggota TNI dan Polri aktif menjabat pimpinan KPK digugat ke Mahkamah Konstitusi karena dianggap multitafsir.
Usman Hamid, menilai kasus kekerasan Brimob di Tual mencerminkan lemahnya akuntabilitas dan pengawasan di tubuh Polri.
Polri akui kelemahan dan janji evaluasi peran Brimob di pengamanan sipil usai desakan YLBHI. Hal ini menyusul kasus Bripda MS yang tewaskan siswa di Tual.
Polisi mengungkap pelaku penganiayaan terhadap pegawai SPBU di kawasan Cipinang, Jakarta Timur, yang videonya viral di media sosial
Polda Metro Jaya belum menetapkan tersangka kasus kecelakaan TransJakarta di Swadarma. Gubernur Pramono Anung sebut faktor human error dan jam kerja sopir.
Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Timur tengah mendalami kasus penganiayaan yang melibatkan tiga pegawai SPBU 3413901 di Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur.
Bidpropam Polda Metro Jaya turun tangan selidiki dugaan penganiayaan tiga petugas SPBU di Cipinang. Pelaku diduga oknum yang catut nama Jenderal saat paksa isi BBM subsidi.
Kasus penganiayaan petugas SPBU Cipinang menambah daftar panjang arogansi oknum aparat. Pelaku sempat ancam bunuh dan catut nama Kapolda.
Terungkap! Polisi sebut sopir tertidur jadi penyebab tabrakan 'adu banteng' dua bus Transjakarta di Koridor 13 Swadarma. Simak kronologi, jumlah korban terbaru, dan kondisi terkini di sini
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved