Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI masih menyelidiki penyebab kebakaran yang terjadi di SPBE di Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Rabu, 1 April 2026, sekitar pukul 21.15 WIB.
Penyelidikan dilakukan oleh Polres Metro Bekasi dengan melibatkan tim Laboratorium Forensik (Labfor) guna mengungkap sumber api, termasuk dugaan adanya ledakan yang menyertai peristiwa tersebut.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya menyebutkan, api sempat merembet hingga ke area permukiman warga di sekitar lokasi.
“Pada Rabu, 1 April 2026 pukul 21.15 WIB, terjadi kebakaran di SPBE PT Indogas Andalan Kita, Jalan Raya Cinyosok, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi yang merembet ke area sekitar,” ujar Kabid Humas Budi Hemanto kepada wartawan, Kamis (2/4).
Akibat peristiwa tersebut, belasan orang mengalami luka bakar dan telah dievakuasi ke sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Selain menimbulkan korban luka, kebakaran juga merusak sejumlah bangunan milik warga.
“Kebakaran juga berdampak pada bangunan warga, meliputi rumah, kontrakan, toko, warung, dan gudang rongsok,” lanjutnya.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi mengerahkan sebanyak 15 unit mobil damkar untuk memadamkan api yang membakar SPBE dan puluhan rumah warga.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, menyampaikan bahwa penyebab kebakaran hingga kini belum dapat dipastikan dan masih didalami oleh penyidik.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memastikan akan bertanggung jawab penuh atas dampak ledakan dan kebakaran di area SPBE Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi.
Kebakaran hebat melanda area Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, pada Rabu (1/4) malam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved