Jumat 28 Oktober 2022, 16:16 WIB

Polisi: BPOM Segel 2 Perusahaan Farmasi Terkait Obat Kasus Gangguan Ginjal Akut

Mediaindonesia | Megapolitan
Polisi: BPOM Segel 2 Perusahaan Farmasi Terkait Obat Kasus Gangguan Ginjal Akut

ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin
Seorang pedagang menunjukkan surat edaran larangan penjualan obat bebas dalam bentuk sirop di Pasar Pramuka, Jakarta.

 

DUA perusahaan farmasi disebut telah disegel Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Kedua perusahaan itu diduga memproduksi obat sirop mengandung etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) melebihi ambang batas yang ditentukan.

"Memang saat ini yang sudah melakukan penyegelan kan dari BPOM," kata Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto saat dikonfirmasi, hari ini.

Pipit mengatakan pihaknya juga tengah mendalami dua perusahaan farmasi itu. Terutama soal dugaan tindak pidana yang dilakukan.

"Kita juga akan melakukan pendalaman, membantu BPOM. Untuk masalah dua perusahaan silakan nanti komunikasi dengan BPOM," ungkap jenderal bintang satu itu.

Pipit tak membeberkan nama kedua perusahaan farmasi. Begitu pula indikasi pelanggaran. Pendalaman soal kasus gagal ginjal akut yang menyerang ratusan anak di Indonesia masih terus dilakukan.

Baca juga: Badan POM Sebut tidak Pegang Kendali Impor Bahan Pelarut PG

Kasus gagal ginjal akut ini diusut empat direktorat Bareskrim Polri. Tim dipimpin Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto.

Kemudian, beranggotakan Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno Halomoan Siregar, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan, dan Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri.

Ada 255 anak terkena gagal ginjal akut misterius yang tersebar di 22 provinsi. Sebanyak, 143 di antaranya meninggal dunia sejak Agustus 2022 hingga Selasa, 25 Oktober 2022. Ratusan anak meninggal diduga kuat akibat meminum obat sirop tercemar etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG). (OL-4)

Baca Juga

Dok. DPRD Kota Bekasi

APBD Kota Bekasi 2023 Ditetapkan Rp5,93 Triliun

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 01 Desember 2022, 12:26 WIB
Nilai APBD 2023 Kota Bekasi ditetapkan sebesar Rp5.933.765.026.438 atau naik 11% dari APBD tahun 2022 sebesar...
Mediaindonesia.com

Kasus Covid-19 di Kota Depok Kembali Tinggi

👤Kisar Rajaguguk 🕔Kamis 01 Desember 2022, 09:17 WIB
Kasus covid 19 di Kota Depok, Jawa Barat yang sempat menurun kini kembali...
dok.ist

Komunitas Sopir Truk DKI Sosialisasikan Ganjar hingga ke Banten

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 01 Desember 2022, 09:13 WIB
KOMUNITAS Sopir Truk DKI Jakarta bersama kalangan sopir, montir, dan warga sekitar mendeklarasikan Ganjar Pranowo sebagai Presiden 2024, di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya