Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KARAKTER Pejabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, dinilai dalam menjalankan tugasnya tegak lurus, maka pegawai Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI sebaiknya waspada karena tidak bisa lagi kerjanya kendor seperti masa lalu. "Gak Bisa Main Main Lagi."
"Pak Heru itu terakhir juga di Kabag BPKAD DKI Jakarta, beliau figur yang cukup baik dan cukup tegas. Sama dengan saat jadi Wali Kota Jakarta Utara, dia tegas koq. Heru orangnya tegak lurus dan tahu permasalahan di lapangan," ucap Ketua DPW Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) DKI Jakarta, Irwandi, di Jakarta, Kamis (20/10).
Irwandi yang juga Ketua Forum Silaturrahmi Ta'mir Masjid dan Mushalla (Fahmi Tamami) Jakarta Pusat ini, melihat kapasitas Heru sebagai Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) tentu akan menopang terciptanya kondusifitas di Jakarta, terlebih pada tahun politik ke depan.
"Dia (Heru-Red) kan masih Kasetpres, sudah pasti pahamlah situasi politik. Dia kan dekat juga dengan KSP segala macam lebih menguasai dan lebih tahu, Jakarta akan lebih kondusif dan tahun politik Heru akan lebih kuat," ujarnya.
Wakil Walikota Jakarta Pusat yang belum lama pensiun ini, mengingatkan kolega koleganya di Pemprov DKI untuk serius memberikan pelayanan kepada masyarakat. Misalnya Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan pelayanan kependudukan.
"Untuk SDM, kita harus perbaiki lagi karena sempat kendor terakhir ini. Pelayanan memang sudah bagus kalau PTSP-nya segala macam, tapi pelayanan riilnya di lapangan, saya juga sebagai dewan pembina RT/RW Jakarta Pusat menganggap ini pelayanan masyarakat harus lebih ditingkatkan," ungkapnya.
Menurut Irwandi, Heru Budi Hartono bagaimanapun juga adalah mantan petinggi di Pemprov DKI. Apalagi, beliau termasuk pejabat yang kencang kalau melihat kerja SDM Pemprov asal-asalan.
"Pegawai Pemda engga bisa lagi macam-macam sekarang ini. Emang kemarin era Pak Anies pembangunan bagus tetapi SDM kemarin, pegawai kurang kenceng. Nah Heru kencengnya disitu sekarang," jelasnya.
Warga Jakarta berharap di tangan Pj Gubernur DKI ini, lanjut Irwandi, birokrasi Pemprov DKI akan lebih solid. Jangan ada lagi ASN seperti era sebelumnya yang didepan senyum, dibelakang lain.
"Jadi jangan main-main, Heru cukup tegas, sudah faham dalamnya jadi dia udah tahu jeroan kita. Kalau Pak Anies kan orang luar, dia (pegawai) senyum-senyum manis supaya Anies nggak kecewa tapi ngga tahu kan dibelakangnya," katanya.
Irwandi juga menyayangkan terkait pelayanan kependudukan kurang melibatkan RT/RW sebagai pihak yang mengerti lapangan. Untuk itu, warga berharap di bawah komando Heru, layanan kependudukan kembali melibatkan RT/RW.
"Ini juga ada keluhan dari forum RT/RW, pelayanan Dukcapil kemarin kan tanpa diberitahukan kepada RT/RW aturannya diberlakukan. Jadi kalau ada apa-apa RT/RW bingung, memang pelayanan cepat tapi harus ada juga security-nya, RT/RW harus tahu sebagai pemegang lokasi di lapangan kan gitu," tuturnya.
"Nah ini kita merapatkan barisan, utamanya tingkat kelurahan, kecamatan ini harus benar benar fokus, termasuk peran RT/RW harus diingatkan kembali karena sangat penting untuk masyarakat, misalnya ada warga yang meninggal, yang sakit," ungkapnya. (OL-13)
PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) mengunci pasokan pangan jelang Ramadan dan Idul Fitri 2026.
Pemprov DKI Jakarta memprediksi lonjakan kebutuhan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, terutama telur ayam, daging, bawang merah, dan minyak goreng.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui bahwa tantangan polusi di Ibu Kota semakin kompleks, sehingga regulasi lama seperti Perda Nomor 2 Tahun 2005 sudah tidak lagi memadai.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung memberikan jaminan keamanan bagi 270.000 warga Jakarta pemegang kartu Penerima Bantuan Iuran atau PBI BPJS Kesehatan.
Satpol PP DKI Jakarta menjangkau 178 PPKS hingga 9 Februari 2026. Penjangkauan akan ditingkatkan menjelang Ramadan demi ketertiban dan perlindungan sosial warga.
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi mengatakan pelantikan tersebut dilaksanakan pukul 08.00 WIB di Gedung Krida Bhakti, Sekretariat Negara, Jakarta.
Mendagri Tito Karnavian melantik Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri, Teguh Setyabudi sebagai Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta
Presiden Jokowi telah memberhentikan Heru Budi Hartono sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta dan digantikan Teguh Setyabudi.
Presiden Joko Widodo memberhentikan dengan hormat Heru Budi Hartono sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta dan mengangkat Teguh Setyabudi sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta.
Pelantikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming sebagai presiden dan wakil presiden pada Minggu (20/10) mendatang akan dihadiri oleh perwakilan negara-negara sahabat.
PENJABAT (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menanggapi terkait masa jabatannya yang akan habis pada Kamis, 17 Oktober 2024 besok.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved