Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN yang mengguyur sebagian besar wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Selasa (4/10) sore menyebabkan beberapa sungai meluap seperti Kali Krukut dan Kali Mampang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat terdapat tujuh ruas jalan dan 16 RT tergenang.
"Genangan air terjadi dengan ketinggian lebih dari 40 sentimeter," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji saat dimintai konfirmasi, Selasa.
Di Jakarta Selatan terdapat 16 RT tergenang yakni 3 RT di Kelurahan Cipete Utara dengan ketinggian 100 cm. Genangan terjadi di wilayah yang berbatasan langsung dengan Kali Krukut.
Kemudian terdapat 13 RT di Kelurahan Pela Mampang yang juga tergenang dengan ketinggian maksimal 100 cm. Genangan terjadi di wilayah yang berbatasan langsung dengan Kali Krukut dan Kali Mampang.
Adapun jalan yang tergenang adalah sebagai berikut:
1. Jl. Pangeran Antasari Jakarta Selatan
Ketinggian air: 20 cm
2. Jl RS Fatmawati 15 Jakarta Selatan
Ketinggian air: 20 cm
3. Jl Jenderal Gatot Subroto Jakarta Selatan
Ketinggian air: 20 cm
4. Jl Tegal Parang Selatan Jakarta Selatan
Ketinggian air: 20 cm
5. Jl. Raya Raden Inten II Jakarta Timur
Ketinggian air: 20 cm
6. Jl Taman Mini 1 Jakarta Timur
Ketinggian air: 30 cm
7. Jl Raya Kalimalang Jakarta Timur
Ketinggian air: 45 cm
"Upaya yang dilakukan BPBD DKI yaitu menyiagakan petugas untuk memantau seluruh genangan di setiap wilayah, dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA/Dinas Bina Marga/Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan bersama dengan para lurah dan camat setempat. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," imbuh Isnawa.
BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan yang terjadi. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam nonstop. (OL-16)
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menepis tudingan pihaknya hanya mengulang skema lama dalam menangani persoalan banjir Jakarta.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung memberikan tanggapan resmi terkait kritik Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jakarta yang menilai penanganan banjir Jakarta belum maksimal.
BANJIR Jakarta yang terjadi sejak beberapa hari terakhir masih belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Hari ini, Jumat, (23/1) siang, banjir Jakarta justru dilaporkan meluas.
DATA terbaru dari sistem pemantauan banjir Jakarta pada Jumat (23/1) pukul 09.00 WIB menunjukkan peningkatan status signifikan di sejumlah pintu air. Ini detailnya.
Antisipasi Banjir, SDA DKI Keruk Sedimen Kali Cideng
Murid, pendidik, dan tenaga kependidikan dilarang menggunakan gawai di seluruh area sekolah, kecuali untuk kepentingan pembelajaran tertentu dan di lokasi yang telah ditetapkan.
Selain hujan, angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik.
Hingga Jumat (23/1) dini hari pukul 02.00 WIB, kawasan Pengasinan, Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, dilaporkan masih terendam banjir.
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved