Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
SITU Rawa Gede di Kelurahan Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, itu telah 'disulap' menjadi Danau Kramba Preto alias Preman Tobat. Danau itu pun kini resmi menjadi lokasi wisata andalan baru di kota patriot.
Kramba Preto merupakan tempat wisata yang diinisiasi oleh warga setempat yaitu Haji Ujat dan kawan-kawan. Mereka merupakan mantan preman yang peduli akan lingkungan dan memanfaatkan Situ Rawa Gede diubah menjadi objek wisata yang elok untuk dikunjungi.
"Saya memberi nama Danau Kramba Preto ini ada sejarahnya. Preto itu merupakan singkatan dari preman tobat. Dulu saya preman, tapi alhamdulillah sudah lama bertobat. Dan saya siap mengabdikan diri saya buat mengabdi sama Allah, buat cinta lingkungan, dan buat cinta sama masyarakat," kata Haji Ujat, sang inisiator sekaligus tokoh masyarakat setempat saat ditemui, Senin (22/8).
Haji Ujat mengatakan pihaknya menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Bekasi. Terutama dalam menyukseskan kreativitas masyarakat Bojong Menteng dengan membuka lokasi wisata andalan baru.
Baca juga: Menikmati Budaya Betawi di Festival Jalan Daud
Sementara Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi warga masyarakat Bojong Menteng, khususnya Haji Ujat dan kawan-kawan.
"Saya apresiasi betul buat warga Bojong Menteng, khususnya bang Haji Ujat dan kawan-kawan yang telah sukses memanfaatkan danau yang memiliki potensi menjadi objek wisata yang sekarang diberi nama wisata Danau Kramba Preto yang sangat estetik," jelas Tri usai penandatanganan batu prasasti sebagai tanda telah diresmikannya objek wisata tersebut, Senin.
Ia mengungkapkan, pihaknya berjanji akan memberikan bantuan berupa tanaman pohon sukun untuk penghijauan lingkungan. Selain itu, untuk memperbaiki akses masuk ke objek wisata yang tampak terlihat kumuh dan rusak.
"Nanti saya akan menugaskan Disparbud (DInas Pariwisata dan Kebudayaan) dan DBMSDA (Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air) untuk bersinergi melakukan penghijauan dan perbaikan akses masuk yang tampak kumuh dan rusak beserta drainasenya. Ini agar warga lokal dan luar Kota Bekasi yang hendak berkunjung merasa nyaman dari segi tempat, pelayanan, dan akses masuk ke Danau Karmba Preto," jelas Tri. (OL-16)
WALI Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono meninjau langsung lokasi banjir yang merendam permukiman warga di Gang Mawar, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Jumat (30/16).
Banjir kembali merendam Kota Bekasi akibat hujan deras dan luapan Kali Bekasi. BPBD mencatat 15 titik genangan di 7 kecamatan dengan air hingga 150 cm.
Sekolah Lansia KUN dihadirkan sebagai wadah pembelajaran bagi para lanjut usia agar tetap memiliki ruang untuk berkembang, beraktivitas, dan berperan aktif di tengah masyarakat
Sejumlah warga yang merupakan penghuni belasan rumah itu sempat terlibat bentrok dengan puluhan petugas gabungan yang dikerahkan.
Meski demikian, masyarakat tetap diperbolehkan merayakan malam tahun baru, tetapi dianjurkan tidak melakukannya secara berlebihan.
Dana yang digelontorkan untuk mendukung administrasi kesekretariatan hingga fasilitas kegiatan lingkungan itu langsung dikebut pencairannya oleh para ketua RW.
RIBUAN warga di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, terdampak bencana banjir. Sejumlah warga terpaksa harus mengungsi.
Operasi ini bertujuan untuk memitigasi risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor.
Dari kuota 29.372 calon jemaah haji, tercatat 29.613 jemaah telah menyelesaikan pelunasan Bipih hingga tahap ketiga yang berlangsung pada 20 hingga 23 Januari 2026.
SEPANJANG tahun 2025, Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi provinsi tertinggi di Indonesia pada angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) membantah tidak memiliki dana untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu pada Januari 2026.
BMKG memprakirakan potensi curah hujan dengan intensitas sedang- sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada periode 23 - 29 Januari 2026 di Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved