Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Resor Metro Jakarta Pusat telah memanggil sembilan saksi dalam penyelidikan robohnya bangunan rumah semipermanen di Jalan Rawa Sawah 2 Galur, Johar Baru.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin mengatakan, pada pemeriksaan sebelumnya, polisi telah memeriksa tiga saksi dari warga sekitar.
"Saat ini saksi yang kita mintai keterangan terkait bangunan roboh bertambah menjadi sembilan orang," kata Komarudin saat dimintai konfirmasi di Jakarta, Selasa (2/8).
Sembilan saksi yang dimintai keterangan tersebut ialah warga sekitar dan pekerja saluran air di bangunan semipermanen itu.
Sementara itu, pemilik rumah atau bangunan itu belum bisa dimintai keterangan karena kondisi kesehatan. "Pemilik rumah masih sakit, jadi belum bisa kita mintai keterangan," kata dia.
Baca juga: Polisi Amankan 2 Pelaku Pemalakan Sopir Truk di Cengkareng
Kapolres mengatakan, keterangan saksi akan menjadi pendukung untuk mencocokkan hasil dari laboratorium forensik (labfor) yang saat ini juga masih ditunggu hasilnya.
Polres masih menunggu hasil labfor untuk mendalami dugaan pekerjaan galian dari Pemerintah Kota Jakarta Pusat yang menyebabkan konstruksi bangunan rapuh.
"Kita menunggu hasil dari tim Puslabfor. Kalau nanti hasil dari labfor menyatakan penyebab jatuhnya, misalkan, dari galian itu ya nanti pasti kita panggil," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakpus Komisaris Gunarto.
Adapun bangunan tua semipermanen di Jalan Rawa Sawah II Galur, Johar Baru, Jakarta Pusat (Jakpus), ambruk pada Kamis (28/7) lalu hingga menewaskan satu orang perempuan akibat tertimpa bangunan tersebut.
Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Pusat Unggul Wibowo menjelaskan ambruknya bangunan tua itu menimpa tiga korban, yakni satu meninggal dunia dan dua luka-luka. (Ant/OL-16)
Warga Gambir, Jakarta Pusat digegerkan penemuan mayat bayi laki-laki di selokan Jalan Batu Tulis. Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan dan jasad dibawa ke RSCM.
Simak 7 fakta kasus remaja siram air keras di Cempaka Putih. Dari kronologi CCTV hingga motif serangan acak yang melibatkan pelajar di bawah umur.
REMAJA yang menyiramkan air keras ke sesama pelajar di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (6/2) ditangkap. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Pusat
Es gabus yang sempat viral di Jakarta Pusat dipastikan aman dikonsumsi. Polisi akui kesimpulan awal terlalu cepat setelah hasil uji lab keluar.
Kehadiran aparat di lapangan bertujuan utama untuk memberikan pelayanan bagi massa aksi.
POLISI akan segera melakukan gelar perkara kasus kebakaran Terra Drone, di Kelurahan Cempaka Baru, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa 9 Desember 2025.
CKG tidak berhenti pada proses skrining, tetapi dilanjutkan dengan pencegahan dan penanganan yang terintegrasi secara gratis.
Tersangka lainnya berinisial HYL selaku Dirut PT Praba telah diperiksa Selasa, 18 November 2025. Namun, apa saja materi pemeriksaan tidak dipublikasikan.
Stroke pada anak-anak banyak terjadi karena ditemukan kelainan jantung, kelainan pembuluh darah, atau dalam beberapa kasus karena gizi buruk.
KPK juga menyampaikan sedang berkomunikasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk menghitung kerugian keuangan negara dalam kasus kuota haji tersebut.
Kejagung membuka penyelidikan soal pengoplosan beras dan penyimpangan harga jual beras. Perkara ini dibuka untuk menindaklanjuti perintah Presiden Prabowo Subianto.
ANGGOTA Komisi III DPR RI Safaruddin mengusulkan pemanfaatan teknologi CCTV atau kamera pengawas untuk mencegah kekerasan dalam proses pemeriksaan oleh aparat penegak hukum.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved