Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MISTERI penemuan satu konteiner beras bantuan presiden di lahan kosong jalan Tugu Jaya, Kelurahan Tirta Jaya, Kecamatan Sukma Jaya, Kota Depok berawal ketika seorang petani kebun disuruh seseorang menggali lubang untuk septictank.
Salah satu penggali lubang septictank yang bernama Nanang, mengungkapkan awalnya lubang tersebut akan digunakan sebagai septictank.
Lubang digali Nanang bersama beberapa temannya pada 2020.
“Awalnya diminta buat septictank,” katanya, Selasa (2/8).
Baca juga: Esok, Polda Metro Panggil Bulog-JNE Terkait Penimbunan Beras Bansos di Depok
Dia mengaku sama sekali tidak tahu kalau lubang yang digali sedalam 1,5 meter itu akan digunakan untuk penguburan beras (sembako) banpres.
Ia mengatakan, bila tahu lubang yang ia gali bersama kawan-kawan untuk penguburan beras banpres, Nanang mengaku akan menolak tawaran kerjaan itu.
“Mungkin kalau dia (Seseorang) itu bilang untuk kuburan (bansos) ya saya nggak mau,” ucapnya.
Nanang menceritakan tidak tahu apa-apa setelah menggali. Dia dan temannya langsung meninggalkan lokasi.
Dia pun tidak diminta mengubur atau memendam apapun.
“Begitu kelar gali kedalaman 1,5 meter. Saya berdua sama Rusdi menggali lubang selama dua hari. Siang hari manual pakai pacul pengki sama garpu. Yang nutup saya,” ceritanya.
Dirinya, awalnya menerima tawaran pekerjaan itu dari temannya yang bernama Dadung. Dengan iming-iming sejumlah uang akhirnya Nanang menerima tawaran tersebut.
“Saya awalnya dikasih orderan dari teman, namanya Pak Dadung untuk gali septictank, ya sudah,” katanya.
Sementara itu, Dadung menuturkan awalnya dia yang ditawari melakukan penggalian. Namun karena tidak sanggup maka dia menawarkan ke Nanang.
“Intinya minta cari tenaga. Saya enggak siap tenaga, saya cari teman. Dia mau. Untuk kelanjutan soal biaya dan lainnya itu ke Nanang,” akunya.
Sementara itu, Ketua Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi), Billy Haryanto, mengaku kecewa atas penguburan beras bansos tersebut.
Sebab, beras bansos yang dikubur itu sebetulnya masih layak konsumsi.
"Kalau dilihat kualitasnya, beras bernama' BerasKita ' itu harganya Rp10 ribu per kilogram, beras premium," ujarnya
Karena itu, ia sangat menyayangkan tindakan penguburan beras tersebut. Kalaupun kondisi beras itu jelek seperti yang diklaim perusahaan logistik JNE, beras tersebut masih laku dijual untuk pakan ayam dan itik.
"Sangat disayangkan. Ini kelewatan. Tidak manusiawi, beras kok dikubur. Sebenarnya ada motif apa dari penimbunan beras ini," kata dia.
Billiy berharap lembaga terkait dapat menelusuri lebih lanjut penemuan beras bansos yang terkubur ini. Diketahui, satu konteiner beras bansos untuk disalurkan kepada masyarakat berpenghasilan rendah, ditemukan Rudi Samin warga setempat, Minggu 31 Juli 2022 (OL-1)
MENTERI Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan proses penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler pada triwulan pertama 2026 terus berjalan.
Cek desil bansos 2026 secara online melalui website dan aplikasi Kemensos. Simak cara cek status penerima bansos dan penjelasan fungsi desil.
PEMERINTAH mengucurkan anggaran bantuan sosial (bansos) sebesar Rp17,5 triliun menjelang Lebaran 2026.
Gus Ipul menekankan bahwa akurasi data adalah fondasi utama agar program bantuan sosial (bansos) tidak lagi salah sasaran.
Pemerintah menyediakan dua kanal utama untuk cek penerima bansos Februari 2026 yang bisa diakses secara daring
PEMERINTAH menyiapkan anggaran senilai Rp12,83 triliun untuk paket stimulus ekonomi kuartal I 2026 yang mencakup diskon tiket transportasi, potongan tarif jalan tol, serta bansos.
Bulog memiliki cadangan beras sekitar 25 ribu ton yang terus bergerak seiring dengan proses distribusi dan penyerapan gabah dari petani.
Ketua Baznas RI, Noor Achmad, menyampaikan penyaluran zakat fitrah tahun ini ditargetkan menjangkau sekitar 300 ribu mustahik.
Baznas terus memperkuat kelompok petani binaan program Lumbung Pangan (LP) di berbagai daerah di Indonesia dalam mempersiapkan beras kualitas premium untuk kebutuhan Zakat Fitrah.
PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) mengunci pasokan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved