Jumat 08 Juli 2022, 21:44 WIB

Kembangkan Kawasan Hijau, PIK 2 Bangun Ecopark dan Mangrove Boardwalk

Mediaindonesia.com | Megapolitan
Kembangkan Kawasan Hijau, PIK 2 Bangun Ecopark dan Mangrove Boardwalk

Dok. PIK 2
Ilustrasi pengembangan Ecopark Taman Bhinneka di PIK 2

 

KAWASAN kota mandiri, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 terus mengoptimalkan fungsi ekologisnya dan juga mengupayakan efisiensi pemanfaatan sumberdaya alamnya melalui desain dan tata ruang lansekap di kawasan seluas 2.650 hektare itu.

Terbaru, PIK2 mengembangkan kawasan Ecopark Taman Bhinneka dan Mangrove Boardwalk yang diungkap dalam webinar yang digelar Agung Sedayu Group, Jumat (8/7). Kawasan Ecopark Taman Bhinneka PIK 2 seluas 54 Ha dirancang sebagai kawasan multireligi dan multikultural di tepi danau seluas kurang lebih 23 Ha. 

Director DP Architects Singapore Rida Sobana menjelaskan, konsep dasar dari Ecopark itu adalah mencoba menggabungkan 2 peran yaitu Sustainability, fungsi dasar yaitu sebagai penyediaan ruang terbuka hijau yang asri, menjadi paru-paru kota PIK2, fungsi penampungan air hujan dan pengendalian banjir, serta menjamin terciptanya ekosistem lingkungan yang sehat. 

"Peran kedua adalah Place Making/Public Space dimana fungsi lainnya adalah menciptakan ruang hijau yang aktif dan menjadi destinasi favorit komunitas dan warga di sekitar, sehingga menjadi bagian yang integrated dari tata ruang kota di PIK2”, jelas Rida.

Untuk perencanaan landscape, DP Arcitects bekerjasama dengan Studio SIURA, arsitek landscape yang juga bertanggungjawab atas desain landscape di Ecopark Tebet. Secara prinsip, karena ukuran ecopark yang sangat luas, maka dibagi atas 3 bagian. Barat, Tengah, dan Timur. 

Barat bertemakan air, Tengah bertemakan taman, dan Timur bertemakan alam. Sehingga pengunjung akan mendapatkan pengalaman yang berbeda dan unik di setiap zonanya. 

Hal yang menarik adalah di tepi danau di dalam ecopark Taman Bhinneka itu direncanakan akan dibangun rumah-rumah ibadah dengan desain yang yang ikonik. Salah satu rumah ibadah di sini yaitu Masjid Agung PIK2, yang menjadi pusat dari Halal District PIK2 seluas 4,5 Ha. 

Di kanan dan kiri masjid akan hadir pusat kuliner dan wisata halal seperti Haji Lane di Singapura, serta pasar tradisional yang dikelola secara modern seperti Geylang Serai Singapura.

Baca juga : PT MRT Jakarta Gandeng Rukita Wujudkan Hunian Berkualitas di Tengah Kota

Selain masjid, juga direncanakan untuk dibangun gereja katolik, vihara dan kuil. Selain fasilitas ibadah, rencananya juga disiapkan sekolah, rumah sakit, dan area bermain anak terbesar yang semuanya didesain menyatu dengan alam. 

“Alasannya sederhana.  Pertama, fasilitas tersebut adalah fasilitas esensial dan mendasar untuk sebuah komunitas lengkap. Kedua, selain sebagai paru-paru kota, ecopark juga diharapkan menjadi pusat kegiatan. Sehingga tidak menjadi ruang hijau yang pasif," ujar Rida.

Master Planning Director Agung Sedayu Group Irwan Djohansyah mengatakan, Taman Bhinneka diharapkan bisa menjadi destinasi wisata religi dan wisata sehat bagi masyarakat luas karena terdapat beragam kegiatan dan beragam kultur. 

"Semoga semangat Bhinneka Tunggal Ika atau berbeda-beda namun tetap satu diharapkan berkobar dan hidup di hati melalui kawasan ini," ujarnya.

Mangrove Boardwalk merupakan jalur pedestrian yang menawarkan pengalaman unik berjalan-jalan dan menikmati area hutan mangrove pada kawasan Marina Bay, dimana hutan mangrove tersebut merupakan bagian dari usaha konservasi, pemanfaatan dan pengelolaan area mangrove di PIK2. 

Dengan tujuan tidak hanya sekadar untuk peningkatan kualitas dan kuantitas ekosistem mangrove, tetapi juga dapat memberikan berbagai manfaat ekologi dan ekonomi untuk kawasan lain di sekitarnya, juga berfungsi sebagai sarana edukasi, rekreasi dan wisata.

Hal yang menjadi daya tarik dari Mangrove Boardwalk adalah berada di area hutan bakau alami, di sisi utara PIK2, yang memiliki luas lebih dari 150 Ha di sepanjang Marina Bay Commercial District di Jalan Sudirman PIK2. Mangrove Board ini akan memberi kesempatan warga PIK2 dan seluruh keluarga untuk dapat menikmati hutan bakau. 

“Kehadiran Kawasan Ecopark sebagai ruang terbuka hijau di tengah kawasan PIK2 dan khususnya di area perumahan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan dan kualitas hidup secara keseluruhan bagi penghuni dan masyarakat di sekitarnya,“ pungkas Irwan. (RO/OL-7)

Baca Juga

DOK Pribadi.

SW Painting Festival Pamungkas Tampil di Jakarta

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 08 Agustus 2022, 10:19 WIB
SW Indonesia mengajak pengembang terkemuka Grup Agung Podomoro Land Tbk berkolaborasi untuk program CSR di bidang seni dan budaya di...
ANTARA

IPW: Jika Terbukti Hilangkan Barang Bukti, Ferdy Sambo Dapat Dipecat dan Dipidana

👤Rahmatul Fajri 🕔Minggu 07 Agustus 2022, 23:15 WIB
INDONESIA Police Watch (IPW) menilai Irjen Ferdy Sambo dapat dipecat dari Korps Bhayangkara jika terbukti merusak, menghilangkan barang...
DOK MI

Ajudan Istri Ferdy Sambo Jadi Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J

👤Rahmatul Fajri 🕔Minggu 07 Agustus 2022, 23:07 WIB
TIM Khusus (Timsus) Polri menangkap Brigadir Ricky Rizal terkait kasus tewasnya Brigadir Novriansyah Yosua Hutabarat alias Briagadir J di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya