Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta terus mempercepat penambahan ruang terbuka hijau (RTH) sebagai bagian dari agenda peningkatan kualitas lingkungan kota.
Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Suharini Eliawati, menegaskan bahwa perluasan ruang hijau kini menjadi fokus utama Pemprov untuk memperbaiki kualitas udara, menyediakan ruang publik yang layak, serta memperkuat ketahanan Ibu Kota terhadap perubahan iklim.
“Saat ini ada 21 lokasi RTH yang sedang kami bangun. Di antaranya yang besar adalah RTH Cempaka Putih Bintaro, kemudian RTH Pratama, dan RTH Taman Pandawa yang kita mengenalnya adalah Sensori,” ujar Suharini dikutip Minggu (23/11).
Ia menyampaikan bahwa hingga cut-off September 2025, total luasan RTH Jakarta telah mencapai 3.605,93 hektare atau 5,45%.
Meski belum ideal, Pemprov menargetkan persentase itu dapat meningkat signifikan dalam beberapa tahun ke depan.
“Kalau dilihat dari persentasenya, tentu ini adalah upaya Pemprov DKI Jakarta agar minimal nantinya RTH bertambah menjadi di atas 10 atau bahkan 15 persen,” ucapnya.
Selain menambah jumlah lokasi baru dan memperluas taman yang beroperasi 24 jam, Pemprov DKI tengah memproses penyatuan tiga taman besar di Jakarta Selatan untuk menghadirkan kawasan hijau terpadu.
Integrasi ini diharapkan tidak hanya menambah luasan, tetapi juga meningkatkan fungsi ekologis ruang hijau sebagai area resapan, habitat biodiversitas, dan ruang publik masyarakat.
Strategi perluasan ini menjadi bagian dari agenda jangka panjang Pemprov DKI dalam membangun kota yang lebih sehat, adaptif, dan nyaman. (Far/P-3)
Kendala utama berada pada pengadaan tanah, baik melalui pembelian maupun pembebasan lahan, yang kerap berbenturan dengan realitas sosial dan ekonomi kota padat.
Pengembangan pendidikan di Jakarta mampu melibatkan berbagai sektor. Dengan demikian, nilai-nilai pembelajaran dapat tumbuh di tengah kehidupan masyarakat.
Jumlah Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Jakarta belum memenuhi kebutuhan warga.
Pemprov DKI akan menambah penyediaan maupun penataan taman-taman kecil di berbagai wilayah, seperti Jakarta Utara, Jakarta Barat, hingga Jakarta Selatan.
Keberadaan RTH bisa mengurangi polusi udara. Di samping itu, pemenuhan RTH di Jakarta juga menjadi kewajiban bagi para pengembang properti.
Kendala utama berada pada pengadaan tanah, baik melalui pembelian maupun pembebasan lahan, yang kerap berbenturan dengan realitas sosial dan ekonomi kota padat.
"Kalau taman kita sudah terawat dengan bagus, pengunjung akan lebih banyak lagi yang ke taman kita ini. Melihat kerapian, keindahan, oksigennya pun bisa kita nikmati,"
Tak hanya penting untuk aktivitas warga kota, Tebet Eco Park juga menjadi habitat bagi para satwa. Di antaranya adalah burung, reptil, hingga amfibi.
Pengembangan pendidikan di Jakarta mampu melibatkan berbagai sektor. Dengan demikian, nilai-nilai pembelajaran dapat tumbuh di tengah kehidupan masyarakat.
“Adanya perubahan lahan, bangunan-bangunan semakin banyak sehingga menyebabkan panas yang lebih ekstrem,”
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved