Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta terus berupaya memperluas ruang terbuka hijau (RTH) sekaligus memperkuat ekosistem olahraga di Ibu Kota. Terbaru, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Maroedja Sport Park di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (12/2).
Fasilitas publik seluas 2,2 hektare tersebut diproyeksikan tidak hanya sebagai paru-paru kota, tetapi juga pusat interaksi sosial dan olahraga bagi warga.
“Ini baru tahap pertama, nanti diselesaikan tahap kedua. Sekaligus menjadi bagian penataan Koridor Meruya untuk menambah ruang terbuka hijau publik dan wadah interaksi sosial,” ujar Pramono dalam sambutannya.
Kolaborasi dan Komitmen Anggaran
Pembangunan Maroedja Sport Park merupakan buah kolaborasi antara Pemprov DKI dan DPRD DKI Jakarta dalam optimalisasi lahan publik. Dari total kebutuhan anggaran sebesar Rp12 miliar, pemerintah telah menggelontorkan dana sebesar Rp10,9 miliar.
Pramono memberikan instruksi tegas kepada Pemerintah Kota Jakarta Barat dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) untuk segera menuntaskan pembangunan tahap II. Ia menekankan pentingnya kecepatan eksekusi agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat luas.
“Kalau tidak bisa diselesaikan, Pemprov akan turun tangan. Kita sedang membangun ekosistem olahraga berkelanjutan dan memperkuat Jakarta sebagai destinasi sport tourism regional,” tegasnya.
Fasilitas dan Konsep Sponge City
Maroedja Sport Park—yang sebelumnya dikenal sebagai Lapangan Ki Amat—mengusung konsep mutakhir sponge city infrastructure. Konsep ini memungkinkan kawasan berfungsi sebagai daerah resapan air untuk meminimalkan risiko banjir di sekitar lokasi.
Kawasan ini dibagi menjadi empat zona utama:
Pramono menambahkan, ke depan lokasi strategis ini akan dilengkapi dengan sistem pencahayaan modern dan videotron agar warga dapat beraktivitas hingga malam hari.
“Dengan fasilitas ini, saya ajak warga ikut merawat. Ini bagian dari jati diri kota di tengah pembangunan Jakarta yang terus bergerak,” pungkasnya.
Melalui penataan ini, Pemprov DKI berharap RTH tidak lagi sekadar menjadi elemen estetika kota, melainkan simpul hidup yang menggerakkan ekonomi lokal melalui kehadiran UMKM dan kegiatan komunitas. (Far/P-2)
Sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang dilaporkan terdampak banjir dalam beberapa hari terakhir. Namun, salah satu kawasan permukiman di wilayah tersebut tidak terkena imbas.
Ia mengakui capaian tersebut masih jauh dari ketentuan ideal. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan porsi RTH Jakarta dapat mencapai 30% pada 2045.
Kendala utama berada pada pengadaan tanah, baik melalui pembelian maupun pembebasan lahan, yang kerap berbenturan dengan realitas sosial dan ekonomi kota padat.
"Kalau taman kita sudah terawat dengan bagus, pengunjung akan lebih banyak lagi yang ke taman kita ini. Melihat kerapian, keindahan, oksigennya pun bisa kita nikmati,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved