Jumat 01 Juli 2022, 08:50 WIB

Hakim Tolak Praperadilan Jimmy Lie, Warga Pantura Tangerang Senang

mediaindonesia.com | Megapolitan
Hakim Tolak Praperadilan Jimmy Lie, Warga Pantura Tangerang  Senang

dok.pn-tangerang.go.id
Pengadilan Negeri Tangerang

 

SIDANG Praperadilan tersangka Jimmy Lie kasus penggunaan NIK orang lain ditolak oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Kamis (30/6/2022).

Sidang yang dipimpin Majelis Hakim Tunggal Rustiyono di ruang sidang 1 ini usai membacakan putusan yang didengar para pihak yakni pihak pemohon Jimmy Lie dan pihak termohon Penyidik Krimum Polres Metro Tangerang Kota langsung mengetuk palu menyatakan menolak seluruhnya tuntutan praperadilan pemohon.

"Satu menolak praperadilan dari pemohon untuk seluruhnya. Membebankan biaya perkara kepada pemohon sejumlah nihil," papar Hakim Rustiyono saat membacakan amar putusan diakhiri ketukan palu.

Rustiyono memamparkan bahwa rangkaian proses penyidikan hingga penahanan oleh termohon sudah sesuai ketentuan peraturan yang berlaku yakni KUHAP, Peraturan Kapolri No. 6 Tahun 2019 tentang Penyidikan Tindak Pidana serta putusan hukum Mahkamah Konstitusi Nomor 021/PUU-XII/2014. Sehingga dapat melanjutkan perkara tersebut.

Kemudian dikatakan Hakim, tersangka Jimmy Lie tepat di sangkakan Pasal 263 Ayat 2 dan Pasal 266 Ayat 2 lantaran merupakan delik biasa yang siapapun berhak membuat laporan apabila ada bukti dugaan tindak pidana pemalsuan surat atau akte autentik.

"Pendapat hakim, termohon sudah dapat membuktikan rangkaian proses penyelidikan, sah menurut hukum," ujar Rustiyono.

Sementara itu, Daim salah satu warga Pakuhaji Wilayah Pantura Tangerang yang mengawal persidangan praperadilan, mengapreasi pandangan hakim yang objektif dimana putusannya menolak praperadilan dari pemohon.

"Saya merasa gembira, hukum berpihak pada masyarakat kecil. Kepada majelis hakim saya juga berterima kasih memutus menolak praperadilan dia dan kami apreasiasi juga untuk pihak kepolisian sudah berani membongkar dugaan kebusukan administrasi  usaha tersangka Jimmy Lie.

Usai putusan tersebut, menurut Daim, kepolisian harus menyikapi dugaan manipulasi perpajakan dan perizinan perusahaannya.

"Apakah itu benar atau tidak.  Itu perlu ditelusuri oleh pihak kepolisian," pungkasnya.

Dia mengaku mengetahui keluarga tersangka juga duduk sebagai pengurus direksi kedua perusahaannya yakni PT Mentari Kharisma Utama dan PT Bajamarga Kharisma Utama produksi dibidang baja.

"Kalau keluarganya ikut manipulasi identitas kan otomatis berdampak pada adanya penggelapan pajak- pajak dan perizinan tertentu," tandas Daim.

Pihaknya pun akan mengaku akan terus mengawal kasus Jimmy Lie hingga tuntas.

"Kami warga Pakuhaji akan tetap mengawal kasus Jimmy Lie sampai tuntas putusan hukuman yang diterima Jimmy Lie. Kalau berharap mah dihukum seberat-berarnya," ujarnya. (OL-13) 

Baca Juga

Ist

PAM Jaya dan Gerakan Ciliwung Bersih Kolaborasi dalam Pelestarian Sungai Ciliwung

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 22:02 WIB
PAM Jaya akan terus mendukung serta bekerja sama dengan Gerakan Ciliwung Bersih (GCB) dalam upaya-upaya pelestarian Sungai...
ANTARA FOTO/Maulana Surya

Pembunuh Hewan Punya Indikasi Jadi Pembunuh Sesama Manusia

👤Dinda Shabrina 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 20:25 WIB
Davina mengecam tindakan itu dan meminta agar pelaku dapat dihukum untuk memberikan efek...
Dok. BPC HIPMI Kepualaun Seribu

BPC HIPMI Kepulauan Seribu Kawal Proyek Strategis Nasional Pariwisata

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 19:19 WIB
Perekonomian Kepulauan Seribu disebut telah pulih di atas 50-60 persen dibandingkan sebelum...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya