Selasa 07 Juni 2022, 17:05 WIB

DPRD Kritisi Anies Tak Lanjutkan Pembangunan LRT Jakarta

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
DPRD Kritisi Anies Tak Lanjutkan Pembangunan LRT Jakarta

ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Rangkaian kereta Light Rail Transit (LRT) Jabodebek berada di kawasan Stasiun LRT Cawang, Jakarta.

 

RUTE LRT Jakarta hingga kini hanya sepanjang 5,6 km yang membentang dari Stasiun Velodrom Rawamangun menuju Kelapa Gading dan berakhir di Stasiun Pegangsaan 2. Padahal proyek moda kereta ringan tersebut saat dibangun menghabiskan dana Rp6,8 triliun.

Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta, Pandapotan Sinaga, mengkritisi kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang hingga saat ini belum juga melanjutkan pembangunan LRT Jakarta. Ia berpandangan LRT Jakarta hingga saat ini tak maksimal menggoda warga Jakarta untuk beralih dari kendaraan pribadi karena rutenya yang pendek.

Pembangunan transportasi berbasis rel di Jakarta pun dipandangnya berjalan lambat. Hingga kini baru MRT Jakarta yang telah melanjutkan pembangunan ke Fase 2A yakni Bundaran HI-Kota.

"Kita terlambat. Demikian juga dengan Jakpro harus berpikir jalur LRT fase 2A. Selama raker kita nggak ada pembicaraan tentang ini. Karena kami concern terhadap itu," ujarnya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (7/6).

Baca juga: Sudinhub Jaktim Dirikan Posko Pengawasan Angkutan Ternak

Ia juga meminta pembangunan LRT dapat dilanjutkan sehingga dapat dimanfaatkan maksimal oleh masyarakat sehingga pembangunan LRT yang bernilai triliunan tak menjadi pemborosan anggaran.

"Supaya nanti jangan dianggap pembangunan LRT Kelapa Gading-Rawamangun merupakan pemborosan yang tidak digunakan atau dimanfaatkan dengan maksimal," jelasnya.

Politikus PDIP itu bahkan mengancam PT Jakarta Propertindo (Jakpro) agar menyerahkan penugasan pembangunan LRT Jakarta ke Dinas Perhubungan DKI apabila tak sanggup untuk mencari pihak swasta yang bisa melanjutkan pembangunan.

"Kecuali kalau Jakpro tidak sanggup lagi penugasan terhadap pembangunan ini ya ambil alih sama Dishub. Biar kita anggarkan di Dishub atau Dinas Bina Marga. Kita tidak mau bangunan-bangunan terkatung-katung seperti itu. Jangan hanya pikirkan LRT hanya sampai di Kelapa Gading. Karena kebetulan Jakpro sudah diciptakan jadi BUMD raksasa dari pemprov untuk jadi pelaksana tugas palugada. Jadi kita visinya harus visi besar," tegasnya. (OL-4)

Baca Juga

ANTARA/Galih Pradipta

Daerah Cekungan Masih Banjir, Gubernur DKI: Sumur Resapan Solusinya

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 05 Oktober 2022, 18:15 WIB
Di lokasi tersebut program pengendalian banjir yang tepat, kata Anies, adalah sumur...
DOK.MI

Polres Metro Bekasi Bekuk Kawanan Begal Bercelurit

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Rabu 05 Oktober 2022, 17:30 WIB
Kawanan begal berusia 20 tahun itu diketahui kerap beraksi di Desa Wangun Harja, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa...
Antara

DPRD: Pembebasan Lahan Hambat Upaya Pengendalian Banjir di Jakarta

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 05 Oktober 2022, 17:07 WIB
Padahal, pembebasan lahan penting untuk kelancaran proses normalisasi sungai dan waduk. Pemprov DKI bersama BPN/ATR kerap menemukan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya