Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Dampak Rute Velodrome–Manggarai, LRT Jakarta: Subsidi Per Kepala dari APBD akan Turun

Mohamad Farhan Zhuhri
26/11/2025 17:45
Dampak Rute Velodrome–Manggarai, LRT Jakarta: Subsidi Per Kepala dari APBD akan Turun
Aktivitas pekerja menggarap proyek pembangunan LRT Jakarta Fase 1B di kawasan Jalan Pramuka, Jakarta.(Dok. MI/Usman Iskandar)

DIREKTUR Utama PT LRT Jakarta, Roberto Akyuwen optimistis pembukaan rute Velodrome-Manggarai tahun depan akan berdampak signifikan pada efisiensi subsidi yang selama ini digelontorkan Pemprov DKI Jakarta

Menurutnya, peningkatan jumlah penumpang dari rute baru fase 1B itu membuat subsidi per kepala dipastikan menurun.

Ia menjelaskan, meski penetapan tarif tetap berada di tangan Pemprov DKI, pihaknya terus menyiapkan berbagai aspek operasional untuk menyambut rute baru tersebut. 

“Sampai saat ini kami hanya menyiapkan berbagai hal terkait untuk mengoperasikan kereta ke depan, sementara penetapan harga nanti menunggu kebijakan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” ujar Robert di Stasiun LRT Pegangsaan Dua, Jakarta Utara, Rabu (26/11).

Ia menyebut perluasan jaringan menjadi faktor penting untuk menekan beban subsidi yang saat ini mencapai 94 persen dari total pendapatan perusahaan. 

“Harapan saya, dengan tambahan rute Manggarai, selain subsidi berkurang, meskipun secara total mungkin sama karena jumlah penumpang meningkat, ukuran yang penting adalah subsidi per kepala. Dan itu sudah pasti akan menurun,” jelasnya.

Roberto memaparkan, LRT Jakarta saat ini masih sangat bergantung pada bantuan APBD. Pendapatan tiket hanya berkontribusi 2 persen karena tarif flat Rp5.000, sementara pendapatan non-tiket sekitar 4 persen. Ia berharap pembukaan rute baru dapat mengubah porsi tersebut. 

“Kita harapkan dengan penambahan rute Manggarai dan rute-rute berikutnya, ketergantungan terhadap subsidi dapat berkurang signifikan,” katanya.

Selain menambah penumpang, pihaknya juga tengah menggenjot peningkatan pendapatan non-tiket, termasuk dari iklan dan penyewaan lahan. Roberto menyebut sejumlah aset telah mulai menghasilkan cuan. 

Ia mengungkapkan minat mitra terhadap ruang komersial LRT meningkat seiring rencana operasional rute Manggarai. 

“Karena itu, kami berharap dengan pembukaan rute Manggarai nanti di bulan Agustus, ‘jualan’ kita semakin laku. Saya membayangkan akan lebih banyak pihak yang tertarik berinvestasi,” katanya.  (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya