Headline

Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.

Apresiasi Kreativitas Warga, Pramono Tegaskan Zebra Cross Harus Sesuai Aturan

Mohamad Farhan Zhuhri
31/3/2026 16:23
Apresiasi Kreativitas Warga, Pramono Tegaskan Zebra Cross Harus Sesuai Aturan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.(MI/M Farhan Zhuhri)

GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengapresiasi inisiatif warga yang membuat zebra cross di Jalan Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan.

Aksi tersebut dinilai sebagai bentuk kepedulian sekaligus kreativitas warga dalam menghadirkan fasilitas penyeberangan yang sempat hilang.

“Untuk zebra cross kreativitas warga, saya mengucapkan terima kasih,” ujar Pramono di Balai Kota DKI, Selasa (31/3).

Zebra cross yang dibuat warga itu terbilang unik. Marka penyeberangan tidak dibuat dengan pola garis putih konvensional, melainkan menggunakan desain menyerupai karakter gim klasik Pac-Man. Inisiatif ini muncul karena warga merasa resah akibat tidak adanya fasilitas penyeberangan di ruas jalan tersebut.

Namun demikian, Pramono menegaskan bahwa pembangunan zebra cross tidak dapat dilakukan secara sembarangan.

Ia menyebut terdapat standar teknis yang harus dipenuhi, baik secara nasional maupun internasional, demi menjamin keselamatan pengguna jalan.

“Sekali lagi kami memberikan apresiasi teman-teman yang kreatif, tetapi kami harus kembalikan ini kepada apa yang sudah menjadi aturan tentang zebra cross,” tegasnya.

Ia memastikan, pihaknya akan melakukan penataan ulang terhadap zebra cross tersebut agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku, tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan fungsi utama sebagai fasilitas penyeberangan.

Di sisi lain, Pramono juga menyampaikan permohonan maaf atas hilangnya zebra cross di Jalan Soepomo yang memicu inisiatif warga tersebut. Ia mengakui masih ada laporan masyarakat yang belum tertangani secara optimal.

“Kami minta maaf untuk itu, dan makanya saya bilang kreativitas warga saya ucapkan terima kasih,” ucapnya.

Pramono menambahkan, evaluasi terhadap sistem pengaduan warga melalui aplikasi JAKI terus dilakukan. Ia mengakui masih terdapat laporan yang berulang kali disampaikan namun belum ditindaklanjuti.

“Di rapat JAKI memang ada beberapa laporan yang sudah berulang kali belum ditindaklanjuti, maka kami akan sempurnakan untuk itu,” tandasnya. (Far/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya