Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI menangkap pelaku tawuran yang menewaskan pelajar SMP berinisial MF. Sebelumnya, MF tewas pada tawuran antarkelompok remaja di Jalan Otista 3, Kelurahan Cipinang Cempedak, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (26/5).
Kanit Reskrim Polsek Jatinegara Iptu Zulkasman mengatakan, pelaku yang diamankan tersebut merupakan pelajar SMK berinisial DA.
"Sudah ada yang kita amankan 1 orang, yaitu pelakunya (DA)," kata Zulkasman ketika dihubungi, Minggu (29/5).
Zulkasman belum menjelaskan lebih lanjut apakah DA merupakan pelaku yang membacok korban hingga tewas. Ia mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman dan akan menyelidiki lebih lanjut pelaku lain yang terlibat dalam tawuran tersebut.
"Kami masih di lapangan melakukan pendalaman," ujarnya.
Sebelumnya, seorang pelajar SMP berinisial MF meninggal dunia pada tawuran antarkelompok remaja di Jalan Otista 3, Kelurahan Cipinang Cempedak, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (26/5) kemarin.
MF mengalami luka parah setelah mendapat bacokan senjata tajam di bagian dada. Nyawa MF tidak tertolong, meski sempat dibawa ke rumah sakit. MF dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Prumpung, Cipinang Besar Utara, Jakarta Timur.
Ibu korban, Sulastri mengaku ikhlas atas kepergian putranya itu. Ia mengaku telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
"Saya udah ikhlas aja ya. Saya serahkan ke pihak kepolisian," kata Sulastri di Jakarta, Jumat (27/5).
Baca juga : Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Begal di Kemayoran
Sulastri mengaku mengetahui anaknya menjadi korban tawuran setelah diberi tahu teman anaknya yang lebih dulu mengantar ke rumah sakit.
"Jadi awalnya saya cuma dengar teriakan tuh, temennya suruh ngambil motor nih di sini, posisi di depan rumah saya. Terdengar teriakan, 'tolong ambilin motor gue tuh disitu'. Saya kaget langsung bangun (tidur)," katanya.
Ketika Sulastri terbangun, ia langsung mengecek ke lokasi kejadian yakni dekat pasar Otista.
"Saya bilang, ya Allah anak siapa nih kok darah banyak banget ya, darah banyak banget di (gang) yang pas mau masuk. Terus kata orang pasar, mukanya (korban) sih muka Fajar itu," ujarnya.
Tak lama kemudian, dirinya ditelepon pihak rumah sakit. Setibanya di rumah sakit, ternyata nyawa anaknya telah tiada.
"Saya ke rumah sakit sekitar jam 02.30 WIB. Saya dateng ke rumah sakit, anak saya sudah tidak ada nyawa," kenangnya.
Hingga kini, pihak keluarga korban belum mendapat informasi adanya penangkapan para pelaku yang menewaskan anaknya itu dari pihak kepolisian.
"Belum ada panggilan dari polisi, laporan sudah buat," katanya. (OL-7)
Cek daftar lengkap identitas 13 korban longsor TPST Bantargebang. 7 orang dinyatakan meninggal dunia termasuk sopir truk dan pemilik warung.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali melaporkan delapan orang hanyut akibat banjir bandang yang terjadi di Desa Banjar, Kabupaten Buleleng.
WARGA negara asing (WNA) ditemukan meninggal dunia di salah satu apartemen, kawasan Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu (4/2).
Marcel Radhival mengenang sosok Tika sebagai pendamping hidup yang sangat suportif.
Seorang warga yang terdampak banjir di Desa Karangligar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.
Pendaki asal Magelang Syafiq Ridhan Ali Razan (18) yang dilaporkan hilang sejak 17 hari lalu saat mendaki Gunung Slamet akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Ketua YLBHI Muhamad Isnur menyoroti adanya perbedaan data terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus yang diungkap oleh kepolisian dan TNI.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved