Jumat 22 April 2022, 20:30 WIB

Bareskrim Segera Sita Aset Kripto Indra Kenz dan Nathania Senilai Rp35 Miliar

Siti Yona Hukmana | Megapolitan
Bareskrim Segera Sita Aset Kripto Indra Kenz dan Nathania Senilai Rp35 Miliar

MI/ Andri Widiyanto
Indra Kesuma alias Indra Kenz

 

BARESKRIM Polri segera menyita akun kripto di Indodax tersangka kasus investasi bodong trading binary option platform Binomo, Indra Kesuma alias Indra Kenz dan adiknya, Nathania Kesuma. Aset kripto dalam akun itu senilai Rp35 miliar.

"Yang di Indodax iya akan kita sita," kata Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri Kombes Chandra Sukma Kumara saat dikonfirmasi, Jumat (22/4)

Namun, Chandra belum dapat menyampaikan waktu penyitaan dan persiapan yang dilakukan saat kegiatan itu dilakukan. Sebab, hal itu merupakan teknis penyidik.

Selain aset kripto di Indodax, Bareskrim Polri juga sempat mengendus aset kripto Indra Kenz di luar negeri. Nilainya sangat fantastis mencapai Rp58 miliar. Namun, masih dalam penelusuran.

"Untuk yang di luar negeri (LN) kita belum dapat," ujar Chandra.

Nathania Kesuma ikut terseret kasus investasi bodong trading binary option platform Binomo Indra Kenz karena menerima aliran dana dari kakaknya tersebut. Nathania menerima uang diduga kuat hasil dari kejahatan senilai Rp9.443.436.055.

Nathania juga dibelikan sebuah rumah di Medan, Sumatra Utara oleh Indra. Kemudian, membuat akun kripto di Indodax bersama Indra dengan aset mencapai Rp35 miliar.

Fakta-fakta itu terbongkar saat pemeriksaan pada Rabu (20/4). Nathania ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Bareskrim Polri pada Kamis (21/4).

Adik Indra Kenz itu dijerat Pasal 5 dan atau Pasal 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Jo Pasal 55 ayat 1 KUHP. Dengan ancaman hukuman lima tahun penjara dan denda Rp1 miliar.

Sedangkan, Indra Kenz dijerat Pasal 45A ayat 1 jo Pasal 28 ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Pasal 3, 5, 10 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Pasal 378 KUHP jo Pasal 55 KUHP Jo Pasal 56 KUHP. Dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. (OL-8)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Sakti Karuru

Penerapan Prokes di Sekolah yang Terapkan PTM 100 Persen Menurun

👤Kisar Rajaguguk 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 11:01 WIB
"Kami melihat, makin turun disiplin prokes di sekolah-sekolah. Kami yakin betul itu terjadi di seluruh sekolah-sekolah di Kota...
dok.ant

Pandemi Mereda Pedagang Bendera di Jakarta Bisa Tersenyum

👤Irfan Julyusman 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 08:50 WIB
MENJELANG 17 Agustus mulai tampak banyak penjual bendera yang menjajakan dagangan mereka, dari yang keliling hingga yang mangkal menunggu...
MI/Seno

Intoleransi di SMAN 58 Jakarta, Effendi: Sudah tidak Ada Persoalan  

👤Irfan Julyusman 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 08:31 WIB
Pihak sekolah saat itu sudah melakukan tindakan penyelesaian kasus tersebut, Effendi mengatakan proses penyelesaian hingga ke Dinas...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya