Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo meminta agar pemerintah daerah mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100% dievaluasi. Evaluasi terutama dilakukan di tiga provinsi yakni Banten, Jawa Barat, dan DKI Jakarta.
Dalam kesempatan terpisah, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku masih memantau perkembangan kasus covid-19. Menurut dia, perkembangan kasus berikut tingkat keterisian rumah sakit rujukan covid-19 menjadi faktor yang memengaruhi kebijakan pembatasan termasuk kapasitas dalam PTM.
"Untuk mencegah penularan, kita taati protokol kesehatan. Nah, ketika terjadi peningkatan dalam keterisian rumah sakit, pengendaliannya dengan mengurangi mobilitas. Itu pengalaman selama satu setengah tahun, hampir dua tahun ini. Jadi sekarang kami monitoring terus tentang keterisian rumah sakit," kata Anies di Jakarta, Selasa (1/2).
Apabila terjadi tren peningkatan kasus yang signifikan sehingga mengkhawatirkan kapasitas RS rujukan, ia akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mengambil kebijakan pengetatan. "Jadi selama ini cara mengambil keputusannya begitu," imbuhnya.
Pemprov DKI, kata Anies, belajar dari pengalaman munculnya gelombang kedua pada Juli-Agustus tahun lalu. Saat itu terdapat 100 ribu kasus aktif covid-19 di Jakarta. Kapasitas RS rujukan mengalami kelebihan beban hingga pasien harus dirawat di tenda-tenda darurat.
Namun demikian, dalam masa pascalibur Natal dan Tahun Baru kali ini, lonjakan kasus covid-19 masih terlihat relatif kecil. "Nah, saat ini situasinya masih bisa terlihat, dibilang, secara jumlah masih relatif agak kecil. Nah, kita pantau ke depan tapi tidak menutup semua kemungkinan," ujarnya.
Ia pun tak mau tergesa-gesa mengambil keputusan untuk mengurangi kapasitas PTM 100% atau bahkan menghentikan PTM secara total dan beralih kembali ke pembelajaran jarak jauh (PJJ). Setiap keputusan harus diambil secara hati-hati dengan mempertimbangkan segala aspek.
"Jadi yang kita sama-sama harus sadari adalah bila mengalami gejala ringan atau tanpa gejala, isolasi dan disiplin supaya tidak menularkan kepada yang lain. Terkait kebijakan-kebijakan lain kami akan monitoring, evaluasi bersama dengan pemerintah pusat," pungkasnya. (OL-14)
“Dalam situasi seperti ini, keselamatan adalah prioritas utama. Kewajiban kita memastikan seluruh masyarakat berada dalam kondisi aman,”
Unpad EdEx juga telah meresmikan kerja sama perdana dengan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney yang merupakan BUMN Holding Industri Aviasi dan Pariwisata Indonesia.
DINAS Pendidikan Kota Depok, Jawa Barat (Jabar) mengabaikan Instruksi Wali Kota Nomor 12 Tahun 2023 tentang pengendalian pencemaran udara dengan tidak menerapkan PJJ.
SEKOLAH menengah atas terbuka (SMA-T) atau sekolah menengah swasta yang disiapkan pemerintah bagi siswa SMP yang dinyatakan tidak lolos PPDB
Melalui outing class diharapkan siswa dapat menemukan secara langsung pengetahuan yang selama ini mereka sudah pelajari secara teori di dalam kelas
Pertumbuhan mata minus yang tidak terkontrol dapat mengakibatkan risiko terjadinya komplikasi penyakit mata di kemudian hari.
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved