Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PIHAK keluarga korban Wiyanto Halim (WH) mengutuk keras tuduhan terhadap WH yang tewas dikeroyok karena dituduh maling di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur. Keluarga korban menegaskan bahwa HM, 89, bukan maling seperti yang dituduhkan oleh warga.
"Tuduhan pencurian kendaraan terhadap almarhum Wiyanto Halim adalah fitnah keji," tegas anak korban, Bryana Halim, Senin (24/1). Bryana pun melaporkan kejadian yang menimpa ayahnya itu ke Polres Jaktim dengan nomor Laporan Polisi Nomor LP/B/182/1/2022/SPKT/RES.JAKTIM/PMJ pada 23 Januari 2022 di Polres Jakarta Timur atas dugaan terjadinya tindak pidana pengeroyokan terhadap barang dan orang.
Usai melapor, keluarga dan kuasa hukum korban mendapat berbagai informasi dari kerabat, teman, dan media sosial tentang peristiwa yang terjadi. Dari informasi tersebut, lanjut Bryana, keluarga menduga bahwa peristiwa yang menyebabkan meninggalnya Wiyanto Halim bukanlah pengeroyokan yang terjadi secara spontan, akan tetapi ada rekayasa.
Baca juga: Anak dari Lansia yang Tewas karena Dituduh Maling Angkat Bicara
Hal itu diungkapkan Bryana dengan bukti dari gambar dan video yang didapatinya. "Ada orang yang bertugas sebagai provokator, berteriak-teriak seakan-akan Wiyanto Halim adalah maling atau pelaku pencurian mobil," ujarnya.
"Ada orang yang bertugas membuat rekaman video dan menyebarkannya di medsos, membuat opini bahwa kematian Wiyanto Halim terjadi karena amuk massa," tambahnya.
Belum lagi, lanjut Bryana, ada orang yang mengendarai sepeda motor paling belakang yang bertugas mengajak orang-orang yang nongkrong di pinggir jalan untuk ikut mengejar mobil yang dikendarai oleh Wiyanto Halim. Ketika mobil Wiyanto Halim berhenti, Bryana menyebut ada beberapa pengejar yang disinyalir bukan massa yang mengejar dari awal langsung melakukan pengerusakan terhadap mobil milik Wiyanto Halim.
Baca juga: Polisi Tetapkan Satu Tersangka yang Tewaskan Lansia Dituduh Maling
Tanpa tedeng-aling para pelaku itu melemparkan batu, helm, dan kayu sehingga kepala Wiyanto Halim pecah di beberapa bagian, dan menyebabkan kematian. Sadisnya, jenazah Wiyanto masih diteriaki dan dipaksa makan kerupuk oleh para pelaku tersebut.
"Sungguh perbuatan biadab orang yang sudah nyata meninggal dunia masih diperlakukan seperti itu," tandasnya. Ia pun meminta agar polisi terus mendalami motif dari kasus pembunuhan dan mencari aktor intelektual di balik pembunuhan ini. (OL-14)
Jasad korban ditemukan oleh petugas gabungan di Kali Cilincing, Jakarta Utara, pada Minggu (18/1) sore.
Beberapa titik evakuasi meliputi Jalan Perintis Kemerdekaan (Pulo Gadung), Gang Galur Kanal Banjir Timur (Pulo Gebang), area TPU Kampung Dukuh, serta Jalan Raya Bogor
Niat jahat itu muncul karena kunci motor korban masih tergantung di kendaraan.
Polisi mendalami dugaan penelantaran anak dalam kasus balita jatuh dari balkon rumah kontrakan di Jatinegara. Anak diduga hanya diasuh kakaknya.
Polisi mengungkap kronologi balita usia tiga tahun yang melompat dari balkon rumah kontrakan di Jatinegara. Tiga anak ditemukan terkunci dan kini dilindungi Unit PPA.
tawuran antar kelompok pelajar kembali terjadi di Jakarta Timur pada hari kedua masjk sekolah
Seorang warga yang terdampak banjir di Desa Karangligar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.
Pendaki asal Magelang Syafiq Ridhan Ali Razan (18) yang dilaporkan hilang sejak 17 hari lalu saat mendaki Gunung Slamet akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Dia kehilangan nyawa di Arab Saudi setelah terjatuh dari lantai dua sebuah gedung tempatnya bekerja pada 18 Desember 2025.
Satu orang tewas dan lima lainnya luka-luka dalam kecelakaan di Tol Batang–Semarang. Polisi mendalami dugaan gangguan kemudi pada truk trailer bermuatan besi.
"Ada satu meninggal dunia ketika dalam perawatan di RSUD Kalisari Batang yakni kernet bus bernama Sucipto (47), warga Ngromo RT 02 RW 08, Rejosari, Bancak, Kabupaten Semarang,"
Lima santriwati yang hanyut sudah ditemukan semuanya dalam kondisi meninggal dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved